Suara.com - Segmen motor trail di Indonesia memang sudah ramai. Nama-nama seperti Kawasaki KLX 150, Honda CRF150L, dan Yamaha WR155R jadi pilihan utama buat pengendara yang suka menjelajah medan off-road ringan.
Tapi kalau kamu mencari motor petualang dengan tampilan ala Ducati Hypermotard atau Yamaha Tracer, versi kecilnya belum banyak tersedia di sini.
Menariknya, di Kolombia, Yamaha punya jagoan yang bisa bikin pecinta adventure riding ngiler: Yamaha XTZ150. Motor ini tampil gagah dengan postur tinggi, tangki besar, dan desain khas motor ekspedisi.
Meski mesinnya hanya 149 cc, performanya cukup untuk kebutuhan touring ringan dan off-road santai.
Desain Petualang, Postur Gagah
Yamaha XTZ150 punya dimensi yang bikin percaya diri di jalanan:
- Panjang: 2.050 mm
- Lebar: 830 mm
- Tinggi: 1.140 mm
- Tinggi jok: 835 mm
- Ground clearance: 235 mm
Dengan postur seperti ini, XTZ150 cocok untuk pengendara yang ingin motor tinggi tapi tetap ringan. Bobotnya hanya 131 kg, membuatnya mudah dikendalikan di medan tanah maupun jalan aspal.
Tangki bahan bakar 12 liter juga jadi nilai plus, karena kamu bisa menjelajah lebih jauh tanpa sering isi ulang.
Mesin 149 cc, Tenaga Setara Byson
Baca Juga: Bukan Cuma Scoopy! Ini 5 Motor Bekas yang Harganya Paling Stabil, Dijamin Gak Rugi Jual Lagi
Di balik bodinya, XTZ150 dibekali mesin 4-tak SOHC berpendingin udara dengan kapasitas 149 cc. Tenaga maksimum 12,3 hp di 7.500 rpm dan torsi 13,1 Nm di 6.000 rpm membuatnya setara dengan Yamaha Byson, tapi dengan karakter lebih petualang.
Sistem injeksi elektronik dan transmisi 5-percepatan membuat motor ini tetap efisien dan responsif. Kopling multi-disc dalam minyak memberi kenyamanan saat perpindahan gigi, terutama di medan menanjak atau berbatu.
Suspensi dan Rem Siap Tempur
XTZ150 dilengkapi garpu teleskopik di depan dan suspensi belakang tipe linkage, membuatnya mampu meredam guncangan dengan baik.
Rem depan sudah cakram, sementara belakang masih tromol—kombinasi yang cukup untuk motor di kelas ini. Ban depan 90/90-19 dan belakang 110/90-17 memberi traksi yang baik di berbagai permukaan.
Harga Bikin Tergoda
Berita Terkait
-
Bukan Cuma Scoopy! Ini 5 Motor Bekas yang Harganya Paling Stabil, Dijamin Gak Rugi Jual Lagi
-
Potret Pesona Xun 150 Penyandang Gelar 'PCX Killer': Harga Setara Vario, Torsi Lebih Gede
-
7 Rekomendasi Motor Tangguh Kuat di Tanjakan: Perjalanan Antarkota Makin Aman
-
Fakta-fakta Pengendara Becak Motor Freestyle Depan Polisi di Pekanbaru
-
KDM Sampai Ngakak Lihat Bapak-bapak Pamer Standing Becak Motor Depan Polisi
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Target Harga Saham BBRI Tembus 3.400, Apa Faktor Pendukungnya?
-
626 PMI Pulang Tinggal Nama, Mengapa Jalur Ilegal Masih Tinggi Peminat?
-
MLBB x Street Fighter 6 Ubah Land of Dawn Jadi Arena Fighting Ultra-Responsif!
-
Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Digelar di Riau, Berlaku Selama Agustus
-
Awalnya Skeptis, Pengalaman Naik MRT dan LRT Ternyata Jauh Lebih Nyaman dari Dugaan
-
Rupiah Tembus Rp17.800, Bank Indonesia Diprediksi Tahan BI-Rate 5,75 Persen di RDG Juli 2026
-
Cinta Menjadi Bara: Sakit Hati, Pria di Kediri Tega Hanguskan Rumah Mantan Istri
-
Vivo X300e Meluncur, Usung Baterai Jumbo 7.200 mAh dan Kamera Zeiss
-
Kenapa Jadi Pepes di KRL Lebih Baik bagi Lingkungan
-
Teka-teki Meninggalnya Dokter Koas UI di Kamar Kos Metro