Suara.com - Mencari mobil matic yang nyaman untuk mobilitas harian tak harus menguras kantong. Di tengah padatnya lalu lintas perkotaan, transmisi otomatis menjadi solusi anti pegal yang kian diminati.
Kabar baiknya, dengan dana di bawah Rp 50 juta, Anda sudah bisa membawa pulang mobil matic bekas yang berkualitas. Pilihan yang tersedia pun beragam, mulai dari city car lincah hingga sedan yang nyaman.
Bagi Anda yang mendambakan kepraktisan berkendara tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam, Suara.com telah merangkum tujuh rekomendasi mobil matic bekas di bawah Rp 50 juta yang bisa menjadi pilihan cerdas.
1. KIA Picanto (2010)
Harga Pasaran: Mulai dari Rp 48 jutaan
KIA Picanto generasi pertama adalah salah satu city car yang patut diperhitungkan. Dengan desain yang kompak dan modern pada masanya, Picanto sangat cocok untuk menaklukkan jalanan kota yang padat.
Meski dari luar terlihat mungil, kabinnya menawarkan ruang yang cukup lega.
Mobil ini dikenal irit bahan bakar dan memiliki fitur keselamatan yang cukup lengkap di kelasnya, menjadikannya pilihan mobil matic yang aman dan ekonomis.
2. Hyundai Avega (2006)
Baca Juga: Bukan Brio, Ini 5 Pilihan Mobil Bekas Honda di Bawah Rp 100 juta: Kabin Lebih Luas, Muat Banyak!
Harga Pasaran: Mulai dari Rp 37 jutaan
Jika Anda mencari sedan dengan harga terjangkau, Hyundai Avega keluaran tahun 2006 bisa menjadi jawabannya. Sekilas, mobil ini tampak seperti sedan, namun sejatinya adalah sebuah liftback, di mana kaca belakangnya ikut terangkat saat bagasi dibuka.
Keunggulan utamanya terletak pada kabin yang luas dan tenaga mesin 1.500 cc yang halus, memberikan kenyamanan ekstra saat perjalanan jauh. Dengan harga yang sangat kompetitif, Avega menawarkan nilai lebih bagi yang menginginkan kenyamanan sedan.
3. Suzuki Baleno (Generasi Awal)
Harga Pasaran: Mulai dari Rp 30 jutaan
Suzuki Baleno yang masuk dalam kategori harga ini adalah generasi kedua atau ketiga (sekitar tahun 2003), bukan model tahun 2010.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Setelan Ganas Honda NSF250RW Tantang Gelombang Panas Eropa, Kans Ramadhipa Rajai Moto3 Magny-Cours
-
The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan
-
Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil 3 Kancil Politik: Kalau Mereka Kumpul Repot Kita!
-
Nekat Tembak Paha Korban Lalu Kabur ke Lampung, Duo Maling Motor Matraman Ciut di Tangan Polisi
-
6 Cara Mengatasi Blush On Ketebalan dan Terlalu Menor, Tak Khawatir Merusak Makeup
-
Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos
-
Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu
-
Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih
-
Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk
-
Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit