Suara.com - PT Jaya Kreasi Indonesia (JKIND), distributor kaca film terbesar di Tanah Air, kembali menunjukkan komitmennya di industri otomotif dengan menjadi sponsor Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 untuk ketujuh kalinya. Perusahaan memboyong jajaran produk proteksi kendaraan andalannya, mulai dari kaca film hingga paint protection film (PPF).
Untuk memudahkan akses pengunjung, JKIND membuka beberapa booth sekaligus, yaitu LLumar , CPF1, dan Duratect PPF, ditambah tiga booth satelit yang tersebar di area pameran.
“Merupakan suatu kebanggaan bagi kami untuk dapat menjadi sponsor untuk yang ketujuh kalinya pada acara Gaikindo International Auto Show 2025 ini. Kami ingin merek LLumar, CPF1, dan Duratect PPF semakin dikenal oleh para pecinta otomotif di tanah air dengan memberikan berbagai solusi untuk proteksi maksimal bagi para penumpang di dalam kendaraan maupun kendaraan mereka itu sendiri,” kata Denise, Marketing Manager PT Jaya Kreasi Indonesia (JKIND), Sabtu (26 Juli 2025).
JKIND menampilkan merek kaca film premium LLumar dari EASTMAN Chemical Company, yang telah direkomendasikan oleh Skin Cancer Foundation karena kemampuannya menangkal sinar UV berbahaya.
Selain itu, hadir pula merek CPF1 yang menjadi andalan banyak pabrikan mobil (OEM). Salah satu produk unggulannya adalah CPF1 Black Security, kaca film dengan ketebalan empat kali lipat dari produk biasa untuk meningkatkan keamanan dari benturan yang terjadi akibat tindak kriminal maupun kecelakaan.
Tidak hanya berfokus pada kaca, JKIND juga menghadirkan solusi perlindungan cat melalui LLumar PPF dan Duratect PPF. Lapisan pelindung ini dirancang untuk menjaga bodi mobil dari goresan kerikil, kotoran, hingga baret halus.
Menariknya, kedua merek PPF ini sudah dilengkapi teknologi self-healing, di mana baret halus dapat hilang dengan sendirinya saat terkena panas matahari. LLumar PPF menawarkan garansi 10 tahun, sementara Duratect PPF memberikan garansi 5 tahun.
“Kami juga bangga JKIND selalu dipercaya oleh EASTMAN Chemical Company untuk mendistribusikan berbagai produk yang mereka tawarkan di Indonesia yang kini juga menawarkan solusi Paint Protection Film untuk melindungi bodi kendaraan. Sebagai perusahaan dengan pengalaman lebih dari 40 tahun dan memiliki lebih dari 200 jaringan distribusi di seluruh Indonesia, JKIND semakin bertransformasi untuk menghadirkan produk-produk terbaiknya melalui merek LLumar, CPF1, dan Duratect PPF,” pungkas Denise.
Baca Juga: Pelumas Fastron Diesel 5W-30 Diluncurkan di GIIAS 2025, Untuk Mobil Diesel Bermesin Turbo
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi
-
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
-
Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas
-
Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan
-
Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter
-
Proyek E10 Ambisius, Tapi Siapa Mau Pasok Tebu untuk Pemerintah?