Keiritan BBM: Untuk sebuah MPV keluarga, konsumsi BBM-nya tergolong irit. Rute kombinasi bisa mencatatkan angka 10-12 km/liter, sementara untuk perjalanan luar kota yang stabil bisa mencapai 13-15 km/liter tergantung kondisi jalan dan gaya mengemudi.
2. Suzuki APV (2005-2009)
Jika Anda membutuhkan ruang kabin yang lebih lega tanpa mengorbankan ketangguhan, Suzuki APV adalah jawabannya.
Mobil ini sering diandalkan sebagai kendaraan travel atau niaga karena reputasinya sebagai pekerja keras. Model seperti APV Arena GL atau GX tahun 2007-2009 kini banyak tersedia di rentang harga Rp50 jutaan.
Poin Ketangguhan Mesin: Jantung pacunya adalah mesin G15A 1.500 cc.
Meski konfigurasinya masih SOHC, mesin ini dikenal memiliki torsi yang kuat di putaran bawah, karakter yang sangat ideal untuk melibas tanjakan.
Sama seperti Avanza, APV menggunakan sistem penggerak roda belakang (RWD). Konstruksi mesin yang simpel membuatnya sangat mudah dirawat dan jarang sekali terdengar memiliki masalah kronis.
Biaya perawatannya pun sangat ramah di kantong.
Keiritan BBM: Dengan bodi yang lebih besar, konsumsi BBM-nya sedikit di bawah Avanza.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Mobil Bekas Sedan Honda di Bawah Rp 100 Juta: Irit BBM, Mesin Bandel, Pajak Ringan
Untuk penggunaan dalam kota berada di kisaran 8-10 km/liter. Namun saat digunakan untuk perjalanan jauh, efisiensinya membaik hingga bisa menyentuh 12-13 km/liter.
3. Toyota Kijang Kapsul Bensin (2000-2004)
Bagi sebagian orang, Toyota Kijang adalah simbol ketangguhan sejati.
Kijang Kapsul, terutama varian LGX atau LSX dengan mesin bensin EFI (Electronic Fuel Injection), adalah pilihan klasik yang masih sangat relevan. Dengan dana Rp55-60 juta, Anda bisa berburu unit tahun akhir (2002-2004) yang terawat.
Poin Ketangguhan Mesin: Ditenagai mesin seri 7K-E 1.800 cc, Kijang Kapsul menawarkan torsi badak yang membuatnya sangat superior di tanjakan. Mesin ini adalah evolusi dari seri K yang sudah puluhan tahun terbukti daya tahannya.
Mesin 7K ini perawatannya mudah sekali, tidak banyak sensor-sensor rumit.
Selama oli dan sistem pendingin terjaga, mesin ini hampir tidak bisa rusak.
Sistem RWD dan sasis tangga (ladder frame) membuatnya kokoh dan andal di berbagai medan.
Keiritan BBM: Ini adalah komprominya. Dengan mesin 1.800 cc, jangan berharap seirit mobil modern. Konsumsi dalam kota berkisar 7-9 km/liter.
Namun untuk perjalanan luar kota yang konstan, angka 10-11 km/liter masih sangat mungkin diraih, sebuah angka yang sepadan dengan tenaga dan daya angkut yang ditawarkannya.
4. Honda Jazz Generasi Pertama/GD3 (2004-2007)
Ingin mobil yang lebih lincah dan bergaya namun tetap kuat diajak jalan jauh?
Honda Jazz generasi pertama (kode bodi GD3) adalah pilihan yang menarik.
Meskipun merupakan mobil FWD (penggerak roda depan), Jazz punya resep rahasia: bobot ringan dan mesin yang responsif.
Varian i-DSI maupun VTEC tahun 2004-2007 bisa didapatkan dengan harga di bawah Rp60 juta.
Poin Ketangguhan Mesin: Mesin L15A berkapasitas 1.500 cc, baik pada varian i-DSI (Intelligent Dual and Sequential Ignition) maupun VTEC, adalah salah satu mesin terbaik di kelasnya.
Mesin ini terkenal sangat efisien, minim getaran, dan durabilitasnya tinggi. Mesin L-series Honda itu bandel dan tenaganya terasa padat. Untuk mobil sekelasnya, Jazz GD3 punya power-to-weight ratio yang sangat baik, makanya enteng saja diajak nanjak. .
Meski FWD, bobotnya yang ringan membuat mesin tidak perlu bekerja terlalu keras saat menanjak.
Keiritan BBM: Inilah juaranya. Honda Jazz GD3 sangat terkenal irit.
Konsumsi BBM dalam kota dengan mudah bisa tembus 12-14 km/liter, dan untuk perjalanan ke luar kota bisa mencapai 16-18 km/liter. Ini menjadikannya pilihan ideal bagi yang menginginkan mobil tangguh sekaligus sangat ekonomis.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu
-
Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik
-
Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?
-
Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte
-
Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi
-
Tren Jual Beli Mobil Bekas Nasional Lesu Pengusaha Mulai Keluhkan Pergeseran Prioritas Konsumen
-
Lupakan Mesin 3 dan 4 Silinder, Begini Pesona Mobil Dua Piston asal Italia
-
Toyota Vios Kini Seharga Motor Matic Bekas, Mending Beli Eks Taksi atau Pribadi? Ini Kata Pakar
-
Mitsubishi Destinator Padukan Mesin Turbo dan Efisiensi Bahan Bakar untuk Harian
-
Harga Sembako Terus Melambung, Yamaha Gear Ultima Jadi Solusi Pilihan Motor Irit dan Fungsional