Suara.com - Pasar mobil bekas, menyimpan para "legenda" efisiensi dan keandalan kini harganya sudah sangat ramah di kantong.
Memilih mobil bekas yang tepat bukan lagi soal untung-untungan.
Ada model-model tertentu yang reputasinya sudah teruji oleh waktu, dikenal "bandel" oleh para montir, dan konsumsi bensinnya yang irit sukses bikin pemiliknya tersenyum setiap kali mengisi SPBU.
Simak 7 rekomendasi mobil bekas terbaik yang terkenal irit bensin dan hemat perawatannya.
1. Toyota Agya / Daihatsu Ayla (Generasi Pertama, 2013-2017)
Duo LCGC ini adalah pilihan paling rasional dan ekonomis. Dirancang sejak awal untuk efisiensi, keduanya menawarkan biaya kepemilikan yang sangat rendah.
Mobil ini menggunakan mesin 1.000cc (1KR-DE) yang sama-sama terkenal iritnya luar biasa. Suku cadangnya sangat melimpah dan murah, tersedia di mana saja. Pajak tahunannya pun sangat terjangkau.
Kendaraan ini cocok untuk mahasiswa, first jobber, atau keluarga kecil yang butuh mobil kedua untuk mobilitas dalam kota.
2. Honda Brio Satya (2013-2018)
Brio Satya berhasil mengawinkan efisiensi sebuah LCGC dengan desain yang sporty dan performa yang lebih menyenangkan.
Mesin 1.2L i-VTEC-nya (L12B) tidak hanya irit, tapi juga terasa paling bertenaga di kelasnya. Reputasi mesin Honda yang bandel dan ketersediaan suku cadang yang luas menjamin ketenangan pikiran.
Paling cocok buat anak muda yang dinamis, butuh mobil lincah untuk harian namun sesekali ingin merasakan sensasi berkendara yang lebih menyenangkan.
3. Suzuki Karimun Wagon R (2013-2017)
Sering diremehkan, padahal mobil ini adalah salah satu mobil paling irit dan praktis yang pernah ada. Desainnya yang tinggi (tall boy) memberikan keuntungan tersendiri.
Memiliki mesin K10B 1.000cc 3-silindernya, merupakan salah satu yang paling irit di dunia. Tidak sulit untuk mendapatkan konsumsi BBM di atas 20 km/liter.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
Terkini
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub
-
Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI
-
Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK
-
Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029
-
Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia
-
Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?
-
Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati
-
Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret
-
Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus