- Suzuki Baleno Menghilang Dari Website Resmi Suzuki
- Suzuki Fronx Jadi Pengganti Suzuki Baleno
- Suzuki Baleno Sudah Tak Lagi Dikirim ke Dealer
Suara.com - Suzuki Baleno resmi menghilang dari peredaran mobil baru di Indonesia. Kendaraan yang pernah menjadi pilihan favorit ini tidak lagi terdaftar di situs web resmi Suzuki Indonesia. Hal ini memicu spekulasi bahwa model ini telah "disuntik mati" di pasar domestik.
Penghapusan Baleno dari daftar produk Suzuki bukan tanpa alasan. Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), pengiriman Baleno ke dealer sudah tidak terjadi sejak awal tahun 2025.
Terakhir kali, mobil Completely Built Up (CBU) dari India ini dikirim ke dealer pada April 2025, dengan total penjualan semester pertama 2025 mencapai 1.956 unit. Angka impor Baleno juga tercatat sama, 1.956 unit sepanjang tahun ini, dengan catatan impor terakhir pada April.
Bahkan, Suzuki Baleno tidak lagi diikutsertakan dalam pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 di ICE BSD City, Tangerang. Hal ini dikonfirmasi oleh pihak Suzuki.
"Fokus kami di Baleno menghabiskan stok," kata 4W Marketing Director PT SIS (Suzuki Indomobil Sales) Harold Donnel di ICE BSD City, Tangerang, beberapa waktu lalu. Pernyataan ini semakin memperkuat indikasi bahwa Suzuki memang sedang menghabiskan sisa stok Baleno sebelum benar-benar menghentikan penjualannya.
Suzuki Baleno sendiri telah beberapa kali mengalami penyegaran di Indonesia, dengan momen penting terakhir adalah peluncuran Baleno hatchback di penghujung 2019. Model ini dikenal dengan performa mesin yang mampu memproduksi tenaga hingga 92,4 ps pada 6.000 rpm dan torsi 130 Nm pada 4.200 rpm.
Dari segi tampilan, Baleno hadir dengan desain bumper depan yang lebih sporty, grille yang lebih lebar, pelek berukuran 16 inci, penambahan LED projector headlamp, serta desain fog lamp yang lebih bergaya.
Hilangnya Baleno ini bertepatan dengan kemunculan Suzuki Fronx, sebuah SUV compact bergaya coupe yang ditargetkan laku 2 ribu unit dalam sebulan. Model ini diproyeksikan menjadi salah satu tulang punggung penjualan Suzuki di Indonesia.
Suzuki Fronx juga membawa inovasi signifikan dengan menghadirkan fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS) untuk pertama kalinya di Indonesia. Sistem ADAS Suzuki Safety Support, yang tersedia di tipe tertinggi Fronx, memungkinkan mobil ini memiliki kemampuan "menyetir sendiri" meskipun tetap memerlukan pengawasan pengemudi.
Baca Juga: 3 Model Suzuki Ertiga Bekas Paling Populer, Harga Mulai Rp90 Jutaan
Lebih spesial lagi, Suzuki Fronx diproduksi secara lokal di pabrik Suzuki di Cikarang, Jawa Barat, menunjukkan komitmen Suzuki terhadap pasar Indonesia. Saat ini, situs resmi Suzuki Indonesia hanya menyisakan S-Presso, Carry, APV Arena, Fronx, Jimny, Ertiga, Suzuki XL7, dan Grand Vitara sebagai produk andalan. Pihak Suzuki sendiri hingga kini belum memberikan jawaban resmi terkait hilangnya Baleno, namun indikasi kuat menunjukkan bahwa era Baleno di Indonesia telah berakhir.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan