Namun, untuk navigasi, PCX 160 dan ADV 160 hanya menampilkan panah turn-by-turn, sedangkan CUV e: bisa menampilkan peta utuh.
Untuk petanya PCX 160 ini mengambil dari aplikasi Google Maps jika kalian pengguna Android, dan aplikasi HERE WeGo untuk pengguna IOS.
Adu Fitur: Siapa Paling Lengkap?
Mari kita bedah fitur andalan dari masing-masing kubu untuk melihat siapa yang menawarkan lebih banyak kemudahan.
Fitur Andalan Yamaha Y-Connect:
- Notifikasi Lengkap: Panggilan telepon, email, dan pesan langsung muncul di layar spidometer.
- Kesehatan Motor: Pantau konsumsi bahan bakar, kondisi oli dan aki secara real-time.
- Lokasi Parkir: Lupa parkir di mana? Aplikasi ini akan menunjukkannya.
- Jadwal Servis: Dapat pengingat otomatis untuk perawatan rutin motor.
Fitur Andalan Honda RoadSync:
- Navigasi Suara: Petunjuk arah dibisikkan langsung ke telingamu via interkom helm.
- Kontrol Suara Penuh: Mengatur panggilan, musik, dan navigasi tanpa melepas tangan dari setang.
- Riwayat Perjalanan: Analisis data perjalananmu, dari jarak tempuh hingga rata-rata kecepatan.
- Minim Distraksi: Didesain agar kamu tetap fokus ke jalan.
Plus Minus: Pilih Sesuai Kebutuhan
Tidak ada yang sempurna. Keduanya punya kelebihan dan kekurangan yang wajib kamu pertimbangkan sebelum memilih.
- Kelebihan Y-Connect:
Fokus pada Motor: Sangat informatif untuk memantau kondisi dan kesehatan motor.
Tanpa Alat Tambahan: Sebagian besar fitur bisa dinikmati tanpa perlu membeli interkom atau helm Bluetooth.
Baca Juga: AHM Rilis New Honda ADV160 dengan Konetivitas Honda RoadSync
- Kelemahan Y-Connect:
Navigasi Terbatas: Belum ada navigasi suara dan tampilan peta penuh tergantung model motor.
Kurang Interaktif: Interaksi masih terbatas pada notifikasi yang tampil di layar.
- Kelebihan RoadSync:
Super Aman: Kontrol suara mengurangi distraksi secara signifikan, bikin kamu lebih fokus ke jalan.
Navigasi Intuitif: Petunjuk arah via suara terasa lebih natural dan mudah diikuti saat berkendara.
- Kelemahan RoadSync:
Wajib Punya Interkom atau TWS: Fitur suara tidak akan optimal tanpa perangkat tambahan seperti interkom helm.
Model Terbatas: Baru tersedia di beberapa model premium Honda seperti CUV e: dan New PCX 160., dan ADV 160.
Jadi, Mana yang Terbaik Untukmu?
Pada akhirnya, pilihan kembali ke kebutuhan dan gaya berkendaramu.
Jika kamu adalah tipe pengendara yang peduli dengan data dan kondisi motor, suka memantau efisiensi bahan bakar, dan butuh pengingat servis, Yamaha Y-Connect adalah jawaban yang paling tepat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Gaya Maskulin Chery J6T Mobil Listrik Off Road Boxy yang Siap Terjang Berbagai Medan
-
7 Rekomendasi Motor Matic Alternatif Honda Vario, Performa Andal
-
7 Rekomendasi Motor Listrik Roda 3 dengan Kapasitas Baterai Jumbo
-
5 Kebiasaan yang Bikin CVT Motor Matic Cepat Rusak, Awas Putus di Jalan
-
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
-
5 Sedan Elegan Murah Menawan Harga Rp150 Jutaan Cocok untuk Karyawan Biar Makin Rupawan
-
Mimpi Mobil Murah Buyar? Ini Alasan Harga LCGC Kini Tembus Rp200 Juta
-
Bosan Mobil Jepang? Ini 9 Mobil Eropa dan Amerika Bekas Mulai 80 Jutaan, Produksi 2015 ke Atas!
-
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
-
5 Bedanya Sleeper Bus vs Eksekutif, Modal Rp100 Ribuan Lebih Worth It Mana?