- Kawasaki ternyata punya bebek klasik penantang Honda Super Cub.
- Mesin Kawasaki M5 Pet unik, berkonfigurasi 2-tak dengan kopling manual.
- Fiturnya lebih canggih dari Super Cub pada masanya, sudah pakai starter elektrik.
Suara.com - Saat kita bicara motor bebek klasik, nama Honda Super Cub pasti langsung terlintas di benak Anda. Tapi, tahukah Anda kalau Kawasaki diam-diam punya jagoan yang siap menjegal dominasi tersebut?
Dialah sosok Kawasaki M5 Pet, sebuah motor bebek retro dari era 1960-an yang punya desain dan performa tak kalah menarik.
Siap-siap terkejut dengan spesifikasi mesin, fitur, dan keunikan yang ditawarkan motor langka dari "Geng Hijau" ini.
Mari kita bedah lebih dalam mengapa Kawasaki M5 Pet layak disebut sebagai penantang serius Super Cub pada zamannya.
Desain Kembar tapi Beda Spek
Secara tampilan, Kawasaki M5 Pet dan Honda Super Cub memang seperti pinang dibelah dua.
Keduanya mengusung rangka monokok ikonik dengan mesin yang tersembunyi rapi di balik legshield.
Posisi lampu utama dan sein pun dibuat identik, memperkuat kesan kembar di antara keduanya.
Namun, di balik kemiripan itu, tersembunyi perbedaan fundamental yang membuat karakter keduanya begitu kontras.
Baca Juga: 6 Motor Bekas Murah Punya Aura Balap, Irit dan Bandel 'Membelah' Jalanan
Dapur Pacu: Si Gesit 2-Tak vs Si Irit 4-Tak
Inilah perbedaan paling signifikan antara keduanya. Jika Honda Super Cub setia dengan mesin 4-tak, Kawasaki M5 Pet justru tampil beda dengan mesin yang lebih "berisik" dan bertenaga.
Kawasaki M5 Pet dibekali mesin 2-tak 49cc berpendingin udara.
Tenaganya diklaim mencapai 4,5 dk pada 8.000 rpm dan dipadukan dengan transmisi manual, lengkap dengan tuas kopling di setang.
Sedangkan Honda Super Cub menggunakan mesin 4-tak 49cc yang juga menghasilkan tenaga 4,5 dk, namun pada putaran mesin lebih tinggi, yaitu 9.500 rpm.
Transmisinya semi otomatis 3-percepatan yang lebih praktis.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia
-
Terpopuler: Beda eMotor Tyranno vs Tyranno X, Honda Vario 160 Anyar Meluncur Hari Ini?
-
Pegang Uang Rp450 Juta di Jogja, Jangan Asal SPK SUV CRETA Alpha Sebelum Lihat Ganasnya Versi N Line
-
DFSK E5 Plus Ramaikan Pasar SUV dengan Teknologi PHEV untuk Pasar Indonesia
-
Wapres Gibran Rakabuming Gunakan Motor Listrik saat Lakukan Kunjungan di Tanah Papua
-
Aturan Keamanan Baru China Berpotensi Dongkrak Harga Mobil Listrik Dunia
-
AHM Diduga Luncurkan Honda Vario 160 Anyar Besok
-
Ratusan Biker MAXi Yamaha Padati Karawaci Meriahkan MAXi Yamaha Day Jabodetabek