- Oli punya 5 fungsi vital, bukan hanya sebagai pelumas mesin motor Anda.
- Salah pilih kekentalan oli bisa bikin motor jadi boros atau bahkan merusak mesin.
- Pahami arti kode SAE, API, dan JASO untuk memilih oli yang paling tepat.
Suara.com - Anda pikir fungsi oli cuma buat melumasi gir dan piston? Salah besar. Cairan emas ini adalah nyawa bagi mesin motor Anda, dan salah pilih bisa berakibat fatal.
Menurut pakarnya, Technical Training Instructor Astra Motor Yogyakarta, Danang Priyo Kumoro, oli punya peran yang jauh lebih kompleks dari yang kita bayangkan.
1. Pelumas Utama: Mesin Halus, Gesekan Minus
Fungsi paling dasar, oli melapisi komponen bergerak untuk mengurangi gesekan. Hasilnya? Mesin bekerja halus, minim getaran, dan komponen jadi jauh lebih awet.
2. Perapat Celah: Kompresi Padat, Tenaga Nggak Bocor
Oli juga mengisi celah mikroskopis antara piston dan silinder. Ini krusial untuk menjaga kompresi ruang bakar tetap padat, sehingga tenaga mesin tidak bocor dan akselerasi tetap responsif.
3. Pendingin Suhu: Jaga Mesin Tetap 'Cool'
Saat mesin bekerja, panas ekstrem tercipta. Oli bersirkulasi untuk menyerap dan membuang panas tersebut, menjaga suhu kerja mesin tetap pada level yang ideal.
4. Agen Pembersih & Anti Karat Internal
Baca Juga: Oli Mesin Diteguk Macam Kopi, Pria Ini Klaim Anti-Sakit 33 Tahun, Kok Bisa?
Fungsi yang sering dilupakan adalah sebagai "tukang bersih". Oli membawa kotoran sisa pembakaran ke filter untuk dibuang, sekaligus melindungi komponen logam dari ancaman karat.
“Selain ketiga fungsi tadi, oli mesin juga berfungsi untuk membersihkan komponen dari kotoran dan mencegah terjadinya endapan yang menghambat kerja mesin. Disamping itu, oli mesin juga mencegah karat pada permukaan komponen logam,” ungkap Danang Priyo Kumoro.
Membongkar Kode Rahasia di Botol Oli: Jangan Sampai Salah Pilih!
Agar tidak salah beli, Anda wajib paham tiga standar emas yang tertera di setiap kemasan oli. Ini contekan cepatnya:
1. SAE (Society of Automotive Engineering): Si Pengukur Kekentalan
Ini adalah kode untuk tingkat kekentalan (viskositas) oli. Angka seperti "SAE 10W-30" berarti oli memiliki kekentalan `10` pada suhu dingin (huruf `W` artinya Winter) dan `30` pada suhu panas.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Cosplay Low Budget! Calya Ini Maksa Jadi Mobil Listrik Modal Stiker, Pas Dicek Aslinya Ternyata...
-
Perubahan New Raize dan Daftar Harga Terbarunya
-
Praktis! Simak Cara Pakai Fitur Trade-in Motorku X untuk Upgrade Motor Honda
-
Harga Mirip, Mending Toyota Avanza 1.5 L 2019 atau Toyota Sienta 2014?
-
Skutik Retro Royal Alloy JPS 245 Resmi Mengaspal di Indonesia, Punya Dashcam Bawaan
-
Tampang Mirip Mini Cooper tapi Harga Cuma Rp100 Jutaan, Suzuki Ini Bikin Geger Pencinta Mobil Retro
-
Honda Brio Satya S Baru Dibekali CVT, Lebih Murah dari BYD Atto 1
-
DFSK Beri Penjelasan Kasus Mobil Listrik Gelora E yang Terbakar di Tol JORR
-
5 Mobil Keluarga di Bawah Rp50 Juta, Irit dan Ekstra Nyaman Dikendarai
-
Mimpi Punya Mobil Listrik Kini Nyata, Intip Cicilan BYD Atto 1 Mulai Rp3 Jutaan Saja