- Isuzu Giga generasi debut global di Japan Mobility Show atau JMS 2025 yang dihelat di Tokyo Big Sight, Jepang pada 30 Oktober - 9 November 2025.
- Isuzu GIGA hadir dengan desain lantai yang rendah dengan gross vehicle weight (GVW) 25 ton.
- Isuzu Giga generasi terbaru ini baru akan tersedia di Jepang dan belum akan diboyong ke Indonesia dalam waktu dekat.
Suara.com - Isuzu Giga generasi terbaru diperkenalkan di dunia dalam ajang Japan Mobility Show atau JMS 2025 yang dihelat di Tokyo Big Sight, Jepang pada 30 Oktober - 9 November 2025.
Kendaraan niaga kelas berat ini hadir dengan desain baru serta peningkatan kemampuan. Para pengemudi mendapatkan sejumlah fitur keselamatan yang lebih baik, mulai pengereman pra-tabrakan saat berbelok, pengereman pencegahan terjebak saat belok kiri, mitigasi tabrakan samping, dan sistem deteksi dini lepasnya roda.
Di JMS 2025, Isuzu GIGA hadir dengan desain lantai yang rendah dengan gross vehicle weight (GVW) 25 ton. Berbekal daya angkutnya yang tinggi serta area kargo nan luas, dapat memberikan perjalanan yang lebih jauh serta meningkatkan efisiensi logistik.
Meski demikian, seperti yang disampaikan Division Head of Business Strategy PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Rian Erlangga, Isuzu Giga generasi terbaru ini baru akan tersedia di Jepang dan belum akan diboyong ke Indonesia dalam waktu dekat.
"Diutamakan untuk pasar Jepang lebih dulu," kata Rian di arena JMS 2025 pada 29 Oktober lalu.
Sebelumnya di arena dua tahunan itu, Isuzu Motors memperkenalkan beberapa kendaraan baru canggih untuk masa depan.
Mesin Multi-bahan bakar
Salah satunya adalah purwarupa mesin multi-bahan bakar atau multi-fuel engine, bisa menggunakan berbagai jenis bahan bakar terbarukan demi mencapai netralitas karbon.
Mesin masa depan ini memiliki komponen-komponen kunci yang sama dengan mesin diesel konvensional, termasuk blok silinder dan poros engkol.
Baca Juga: IAMI Hadirkan Isuzu Traga Bus Jawab Kebutuhan Kendaraan Penumpang
Uniknya mesin ini bisa menggunakan sistem pengapian serta injeksi bahan bakar berbeda-beda, sehingga pada akhirnya bisa mengonsumsi tidak hanya diesel tetapi juga bahan bakar ramah lingkungan seperti bioetanol, biometana, bahan bakar sintetis hingga hidrogen.
Dengan mesin baru ini Isuzu yakin pihaknya bisa menawarkan solusi mobilitas ramah lingkungan yang lebih fleksibel dan mudah dicapai khususnya bagi kendaraan niaga serta tentu saja bagi bisnis yang menggunakannya kelak.
Selain itu, seperti yang disampaikan Division Head of Business Strategy PT Isuzu Astra Motor Indonesia Rian Erlangga, sistem baru ini juga bisa menawarkan biaya operasi yang lebih efisien.
"Sehingga bukan saja mudah diimplementasikan, tetapi biaya operasional juga lebih efisien karena mesin ini sangat fleksibel," terang Rian di arena JSM 2025, Rabu (29/10/2025).
Lebih lanjut Isuzu mengatakan pihaknya mengembangkan mesin ini karena percaya ada banyak jalan (multi-pathway) untuk mencapai netralitas karbon, terlebih di karena kendaraan niaga memiliki ukuran, bobot serta aplikasi yang lebih beragam.
VCCC, Truk Cerdas dengan Rangka Vertikal
Berita Terkait
-
Isuzu Kenalkan Mesin yang Bisa Telan Beragam Bahan Bakar Terbarukan di JMS 2025
-
Isuzu Perkenalkan Teknologi Transportasi Cerdas dengan Rangka Vertikal di JMS 2025
-
Isuzu Festival 2025 Manjakan Pelanggan dengan Paket Ekstra Purna Jual
-
7 Rekomendasi Mobil Keluarga Tahan Banting Anti Mogok, Mulai Rp 60 Jutaan
-
Alternatif Pajero Sport? Ini 5 Mobil Bekas Murah yang Tetap Perkasa
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis