Suara.com - Memilih motor matic murah untuk mahasiswa, irit dan perawatan gampang di musim hujan tentu menjadi kebutuhan penting bagi Anda yang sering berpindah lokasi kampus, kos, dan tempat nongkrong.
Musim hujan membuat mobilitas semakin menantang, sehingga Anda perlu motor yang hemat bahan bakar, mudah dirawat, dan tahan dipakai berkendara harian tanpa merepotkan.
Di pasaran, ada beberapa model yang cocok untuk mahasiswa, baik dari sisi harga, efisiensi bensin, hingga spare part yang mudah didapat.
Rekomendasi berikut bisa menjadi referensi bagi Anda yang sedang mencari motor matic murah untuk mahasiswa, irit dan perawatan gampang di musim hujan dan ingin tetap hemat sekaligus nyaman.
Honda BeAT
Honda BeAT banyak dipilih mahasiswa karena konsumsi bahan bakarnya yang sangat irit.
Dengan mesin 110 cc berteknologi eSP, motor ini responsif dan tetap stabil dipakai dalam kondisi jalan basah. Bobot yang ringan juga membuatnya mudah dikendalikan saat melewati kemacetan di kampus atau jalan licin saat hujan.
Selain itu, jaringan bengkel resmi dan spare part Honda sangat melimpah. Ini membuat perawatan BeAT lebih terjangkau, cocok untuk mahasiswa akhir bulan. Untuk musim hujan, pengguna sering memuji rem CBS yang membantu pengereman lebih stabil.
Harga: Rp17.000.000–Rp19.000.000 (baru), Rp9.000.000–Rp13.000.000 (bekas).
Yamaha Mio M3
Pilihan lain yang cukup populer adalah Yamaha Mio M3 125. Motor ini membawa mesin 125 cc Blue Core yang terkenal efisien. Tenaganya cukup besar untuk penggunaan harian, termasuk saat membawa barang atau melintasi tanjakan menuju kos atau kampus.
Baca Juga: Tolak Pelaku Bullying Masuk Kampus: Siapkah Indonesia Tiru Korea Selatan?
Dengan bodi yang ringkas, Mio M3 aman dipakai saat kondisi hujan karena mudah dikontrol.
Mio M3 dikenal jarang rewel. Namun, beberapa unit bekas perlu dicek bagian CVT dan kampas rem.
Kelebihan lainnya, harga bekas Mio M3 masih terjangkau sehingga cocok untuk mahasiswa yang sedang mencari motor matic murah untuk mahasiswa, irit dan perawatan gampang di musim hujan.
Harga: Rp10.000.000–Rp12.000.000 (bekas), Rp16.000.000-an (baru).
Suzuki Nex II
Suzuki Nex II hadir sebagai motor ringkas yang sangat ramah dompet. Mesin 113 cc dengan teknologi SEP (Suzuki Eco Performance) membuat motor ini hemat bensin sekaligus tetap bertenaga untuk penggunaan di jalanan kota.
Desainnya simpel dan cocok bagi mahasiswa yang menginginkan motor ringan tanpa ribet.
Berita Terkait
-
Benarkah Kuliah Jurusan Akuntansi Harus Pintar Matematika?
-
5 Motor Matic Bekas 125 cc Terbaik: Nyaman Banget Buat Touring Jarak Jauh, Cuma Rp7 Jutaan
-
Gie, Andi Munajat, dan Relevansi Aktivisme Mahasiswa Hari Ini
-
Tolak Pelaku Bullying Masuk Kampus: Siapkah Indonesia Tiru Korea Selatan?
-
Ide Bisnis Tanpa Modal untuk Mahasiswa, Mengasah Skill Sambil Menambah Penghasilan
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan