Suara.com - Efisiensi penggunaan bahan bakar pada Honda BeAT memang sudah menjadi pengetahuan umum. Pada seri terbaru, hal ini juga diimbangi dengan kenyamanan berkendara meski pada jarak jauh. Untuk memberikan opsi lebih lanjut, berikut 5 rekomendasi motor seirit Honda BeAT untuk harian dan perjalanan jauh yang bisa coba Anda cermati!
Pada seri paling irit, Honda BeAT, eSP dan ISS, memiliki catatan konsumsi bahan bakar hingga 63 kilometer per liter. Catatan ini jelas sangat impresif jika mempertimbangkan teknologi yang ada, dan betapa efisiennya penggunaan bahan bakar yang ada.
Selain BeAT, sebenarnya terdapat beberapa motor matic lain yang juga memiliki konsumsi bahan bakar relatif hemat. Tidak kemudian menyamai atau melebihi BeAT, namun berikut 5 rekomendasi motor seirit Honda BeAT untuk harian dan perjalanan jauh yang bisa dijadikan pilihan.
1. Yamaha Mio M3
Yamaha mengeluarkan Mio M3 sebagai seri lanjutan dari Yamaha Mio yang mereka produksi. Sejak awal kemunculannya, motor matic ini bisa dibilang menjadi primadona, hingga kemudian terus dikembangkan menjadi berbagai varian terbaru dengan kelebihannya masing-masing.
Masih memiliki posisi berkendara ergonomis yang nyaman digunakan jarak jauh ataupun dekat, motor yang satu ini menawarkan konsumsi bahan bakar hingga 50 kilometer per liter saat digunakan untuk mobilitas harian.
Secara umum, motor ini dijual mulai dari Rp18,000,000-an per unit. Mesinnya menggunakan Blue Core 125 cc yang responsif, bandel, dan hemat bahan bakar.
2. Suzuki Nex II
Suzuki memiliki seri motor yang menyaingi Honda BeAT, yakni pada seri Nex II. Seri ini jadi lanjutan dari Nex yang pernah dirilis sebelumnya. Seri Nex II masih mempertahankan dimensi ringkas yang diusung, dengan mesin yang responsif namun bahan bakar yang hemat.
Baca Juga: 3 Kuda Besi Mulai Rp14 Jutaan: Sudah Dapat Unit Baru, Tangguh dan Mudah Perawatannya
Pada pengujian, motor ini berhasil mencapai efisiensi bahan bakar pada 49 kilometer per liter bahan bakar yang diisi. Memang, tangki bahan bakarnya tidak sebesar motor matic ukuran konvensional atau jumbo, namun dengan konsumsi ini daya jelajahnya relatif sangat jauh.
Untuk mesin 115 cc yang ditanamkan pada motor ini, Anda hanya perlu menebusnya dengan harga mulai dari Rp20,000,000-an per unitnya.
3. Honda Vario 125
Selain BeAT, Honda juga memiliki matic andalan di ukuran konvensional. Honda Vario 125 cc yang telah dilengkapi dengan fitur Idling Stop System ini jadi pesaing berikutnya jika berbicara tentang efisiensi bahan bakar.
Motor ini sangat nyaman dikendarai, terlebih untuk perjalanan jarak jauh. Dengan body yang mantap, colorways yang menarik, serta posisi berkendara yang ergonomis, kenyamanan selama mengendarai motor ini terjamin.
Konsumsi bahan bakarnya mencapai 51 kilometer per liter, dengan harga di pasaran mulai dari Rp24,000,000-an per unit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan