- Bandung jadi kota termacet 2025 dengan tingkat kemacetan mencapai 64 persen.
- Waktu terbuang di jalanan Medan dan Bandung tembus 100 jam per tahun.
- 3Jakarta turun ke posisi kedua meski pengguna jalan kehilangan 98 jam setahun.
Suara.com - Siapa sangka, predikat kota dengan kemacetan terparah di Indonesia pada tahun 2025 bukan dipegang oleh Jakarta. Berdasarkan laporan terbaru TomTom Traffic Index 2025, peta kemacetan di tanah air menunjukkan pergeseran yang mengejutkan, di mana waktu tempuh saat jam sibuk semakin menguras kesabaran pengendara.
Data ini mengukur kondisi lalu lintas perkotaan dengan membandingkan waktu tempuh saat jam sibuk melawan kondisi jalanan lengang.
Hasilnya? Jarak tempuh kendaraan dalam 15 menit bisa berkurang hampir setengahnya saat periode padat.
Berikut adalah 5 kota dengan tingkat kemacetan tertinggi di Indonesia berdasarkan data terbaru:
1. Bandung (Juara Kemacetan Nasional)
Di luar dugaan, Bandung menempati posisi teratas sebagai kota termacet di Indonesia pada 2025. Tingkat kemacetannya melonjak hingga 64 persen.
Bagi Anda warga Bandung, rasanya wajar jika sering merasa tua di jalan. Data mencatat waktu yang hilang saat jam sibuk mencapai 101 jam per tahun bagi setiap pengguna jalan.
Kemacetan parah ini dipicu oleh kombinasi aktivitas perkotaan yang padat, serbuan wisatawan, serta pertumbuhan kendaraan pribadi yang tak terbendung. Struktur jalan yang sempit dan terbatas di beberapa kawasan membuat arus kendaraan mudah terkunci, khususnya saat akhir pekan dan musim liburan.
2. Jakarta (Posisi Runner-up)
Baca Juga: Tumpahan Tanah Tutupi Jalan, Lalu Lintas Simpang Lima Senen Macet Parah
Ibu kota negara harus rela turun ke posisi kedua dengan tingkat kemacetan 60 persen. Meski bukan nomor satu, penderitaan pengguna jalan di Jakarta tetap nyata. Rata-rata waktu yang hilang mencapai 98 jam per tahun selama jam sibuk. Angka ini mencerminkan betapa kompleksnya mobilitas di pusat pemerintahan dan ekonomi nasional, di mana volume kendaraan tak sebanding dengan kapasitas jalan.
3. Medan (Terpadat di Sumatra)
Medan mengukuhkan diri di peringkat ketiga kota termacet di Indonesia sekaligus yang terpadat di Pulau Sumatra. Tingkat kemacetannya tercatat sebesar 54 persen. Yang mengejutkan, waktu terbuang di jalanan Medan justru lebih tinggi dari Jakarta, yakni mencapai 104 jam per tahun.
4. Palembang
Menyusul Medan, Palembang menempati posisi keempat dengan tingkat kemacetan 53 persen. Kepadatan di kota pempek ini sangat dipengaruhi oleh pergerakan masif kendaraan dalam kota ditambah dengan minimnya jalur alternatif yang memadai saat jam-jam sibuk menyerang.
5. Surabaya
Di urutan kelima ada Surabaya dengan tingkat kemacetan sekitar 44 persen. Meski persentasenya lebih rendah dibanding empat kota di atas, waktu yang hilang akibat macet di Kota Pahlawan ini tetap signifikan, yakni sekitar 74 jam per tahun.
Data TomTom Traffic Index 2025 ini menjadi "lampu kuning" bagi pemerintah kota terkait untuk segera membenahi infrastruktur dan manajemen transportasi umum agar waktu produktif warga tidak habis menguap di jalan raya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Donald Trump Klaim AS Punya Cukup Amunisi untuk Habisi Iran tapi...
-
Tipu Pengelola SPPG, Oknum ASN Lampung Timur Masuk Bui
-
Prancis Samakan AS dengan Korut, Anak Buah Trump Walk Out dari Sidang DK PBB
-
Apa Itu Makeup Vegan? Ini Penjelasan dan Rekomendasi dari Merek Lokal
-
Naik Transum, Aku Belajar Jatuh Cinta dengan Jakarta
-
Rupiah Hari Ini Anjlok ke Rp18.063 per Dolar AS, Jadi Mata Uang Terlemah di Asia
-
Dari Motor ke KRL: Langkah Kecil Anak Rantau untuk Bumi yang Lebih Baik
-
Paham Prosedur TPPU, Eks Jampidsus Febrie Tanya Kejagung: Apa Tindak Pidana Asal Kasus Saya?
-
KPK Periksa Plt Gubri SF Hariyanto Terkait Temuan Uang di Rumah Dinasnya
-
Hattrick Lawan Kamboja, Mitchell Baker Ungkap Peran Besar Orang di Balik Layar