- MPV lawas seperti Mitsubishi Maven dan Suzuki APV 2006 ditawarkan seharga Rp40–70 jutaan, menawarkan kapasitas delapan penumpang.
- Mitsubishi Maven menggunakan mesin 1.468 cc dari Colt T120SS, memiliki kabin luas namun mesin terasa kurang bertenaga.
- Suzuki APV 2006 memiliki mesin 1.500 cc lebih bertenaga dan perawatan lebih mudah karena ketersediaan suku cadang melimpah.
Suara.com - Di pasar mobil bekas, ada segmen menarik yang sering luput dari perhatian: MPV lawas dengan harga setara motor baru, tapi kapasitasnya bisa menampung hingga 8 penumpang.
Dua nama yang cukup populer di kelas ini adalah Mitsubishi Maven dan Suzuki APV keluaran 2006. Dengan harga bekas mulai dari Rp40 jutaan hingga Rp70 jutaan, keduanya menawarkan kabin lega, mesin bandel, dan biaya kepemilikan yang relatif ramah dompet.
Maven dan APV sebenarnya punya hubungan dekat. Mitsubishi Maven adalah hasil kolaborasi dengan Suzuki, sehingga secara desain dan basis teknis sangat mirip dengan APV.
Namun, ada beberapa detail yang membuat keduanya punya karakter berbeda. Mari kita bedah satu per satu.
Mitsubishi Maven 2006
Maven dibanderol sekitar Rp50 jutaan di pasar bekas. Mobil ini menggunakan mesin 4G15 1.468 cc SOHC MPI yang diambil dari Colt T120SS. Tenaganya 88 PS dengan torsi 114,7 Nm, disalurkan lewat transmisi manual 5-percepatan.
Kelebihan Maven ada pada kabin yang sangat lapang, sanggup menampung 8 penumpang dengan nyaman. Fitur seperti AC double blower, power steering, dan power window (untuk tipe GLS) membuatnya cukup modern di zamannya. Suspensi tangguh dengan MacPherson Strut di depan dan rigid axle di belakang membuat mobil ini tahan banting di jalanan Indonesia.
Namun, ada beberapa kekurangan yang perlu dicatat. Posisi mesin di bawah jok depan membuat kabin terasa panas, tenaga mesin relatif moderat, dan tidak tersedia pilihan transmisi otomatis. Konsumsi BBM juga cenderung boros dibanding MPV modern. Meski begitu, spare part cukup mudah dicari karena berbasis Suzuki APV.
Suzuki APV 2006
Baca Juga: Tetap Irit Meski Macet, Nissan Kicks Bekas Kini Harganya Lebih Murah 40 Juta Dibanding Raize Baru
APV bekas tahun 2006 dijual dengan harga Rp40–70 jutaan, tergantung kondisi dan tipe. Mobil ini dibekali mesin G15A 1.500 cc DOHC MPFI dengan tenaga 91–93 hp dan torsi 126 Nm. Transmisi manual 5-percepatan jadi standar, dengan tangki BBM berkapasitas 46 liter.
APV dikenal dengan desain boxy yang fungsional. Kabin lega bisa menampung 7–8 penumpang, cocok untuk keluarga besar atau usaha transportasi kecil. Suspensi depan MacPherson Strut dan belakang rigid axle dengan coil spring membuatnya cukup nyaman, meski tetap terasa keras saat penuh muatan.
Kelebihan APV ada pada mesin yang sedikit lebih bertenaga dibanding Maven, serta reputasi Suzuki yang dikenal irit dan mudah dirawat. Spare part melimpah dan jaringan bengkel Suzuki luas, sehingga perawatan lebih praktis. Kekurangannya, desain eksterior terasa kaku dan konsumsi BBM tidak bisa dibilang hemat.
Mana yang Lebih Menarik?
Maven dan APV sama-sama menawarkan value menarik untuk mobil keluarga murah meriah. Maven unggul di fitur kabin dan kenyamanan, sementara APV lebih kuat di sisi mesin dan ketersediaan spare part. Dengan harga sekelas motor NMax, keduanya bisa jadi solusi transportasi keluarga besar tanpa harus menguras tabungan.
Bagi yang mencari MPV bekas ekonomis dengan kapasitas lega, pilihan antara Maven atau APV tinggal menyesuaikan kebutuhan: apakah lebih mementingkan kenyamanan kabin atau kemudahan perawatan.
Berita Terkait
-
Tetap Irit Meski Macet, Nissan Kicks Bekas Kini Harganya Lebih Murah 40 Juta Dibanding Raize Baru
-
Harga Mobil Bekas BYD Semua Series, Turun Hingga 50 Persen
-
5 City Car Bekas Paling Irit dan Mudah Perawatan untuk Jangka Panjang
-
Terpopuler: 5 Mobil Bekas Paling Empuk dan Nyaman, Berapa Harga Toyota Calya 2025?
-
3 Rekomendasi Mobil Bekas Senyaman Innova Reborn, Harga 50 Jutaan
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga