Suara.com - Suzuki Splash merupakan hatchback kompak yang sempat populer di Indonesia pada awal 2010-an dan hingga kini masih menjadi pilihan mobil bekas menarik karena bentuknya yang mungil, konsumsi bahan bakar yang relatif irit, serta performa yang cukup untuk mobil harian.
Meskipun produksi resmi Suzuki Splash sudah dihentikan di Indonesia sejak beberapa tahun lalu, unit-nya tetap banyak dicari di pasar mobil bekas.
Suara.com akan mengulas secara lengkap berapa kapasitas mesin Suzuki Splash, berapa harga seken yang umum di pasar, seperti apa spesifikasinya dari segi tenaga dan torsi, seberapa irit konsumsi BBM-nya, dan gambaran pajak tahunan yang perlu Anda siapkan jika mempertimbangkan membeli mobil ini.
Suzuki Splash Berapa cc? Mesin & Spesifikasi Tenaga/Torsi
Suzuki Splash yang populer di Indonesia umumnya hadir dengan mesin bensin berkapasitas sekitar 1.197 cc (1.2 liter) yang dikembangkan dengan konfigurasi 4 silinder DOHC dan sistem bahan bakar injeksi.
Mesin ini mampu menghasilkan tenaga sekitar 85 sampai 94 PS (sekitar 84–94 hp) pada putaran mesin sekitar 5.500–6.000 rpm, dengan torsi puncak sekitar 113–118 Nm pada putaran menengah sekitar 4.400–4.800 rpm tergantung varian dan tahun produksi unitnya.
Secara teknis, kapasitas mesin 1.2 liter ini membuat Suzuki Splash memiliki kombinasi performa yang memadai untuk penggunaan di kota serta tol pendek, dengan akselerasi dari keadaan berhenti hingga 100 km/jam yang umumnya dicatatkan sekitar 12–13 detik dan kecepatan maksimal mencapai ±175 km/jam.
Selain varian 1.2L, di beberapa pasar luar negeri Suzuki Splash juga tersedia varian mesin 1.0L (sekitar 996 cc) yang menghasilkan tenaga lebih kecil sekitar 65–68 hp, tetapi varian ini kurang umum di Indonesia.
Harga Seken Suzuki Splash di Indonesia
Baca Juga: Daftar Harga Mobil di Bawah Rp 300 Juta yang Bisa Jadi Pilihan di IIMS 2026
Karena produksi Suzuki Splash sudah berhenti, harga unit baru tentu tidak ada, sehingga pasar bekas menjadi acuan. Harga mobil bekas Suzuki Splash 1.2L saat ini di Indonesia cukup bervariasi tergantung tahun, kondisi, jenis transmisi (manual atau otomatis), serta jarak tempuh mobil.
Berdasarkan listing iklan mobil bekas, sebagian besar Suzuki Splash bekas dijual di kisaran sekitar Rp 70 juta hingga Rp 100 jutaan (kadang lebih tinggi pada unit terbaik atau varian matic terawat).
Unit tahun lebih tua umumnya berada di bawah Rp 80 juta, sedangkan yang kondisinya lebih baik dan angka kilometer rendah bisa mencapai Rp 95–100 juta atau lebih.
Perlu diingat bahwa harga ini bukan harga tetap dan bisa berubah mengikuti kondisi pasar serta lokasi penjualan, jadi selalu dianjurkan untuk cek langsung atau bertanya ke dealer/mobil bekas sebelum membeli.
Salah satu daya tarik Suzuki Splash adalah level konsumsi bahan bakar yang efisien, terutama untuk penggunaan di lalu lintas kota.
Data uji di berbagai sumber menunjukkan bahwa konsumsi rata-rata Suzuki Splash bisa berkisar sekitar 12–17 km per liter bergantung pada gaya mengemudi dan kondisi jalan, menjadikannya relatif hemat jika dibandingkan dengan beberapa hatchback lain dari era yang sama.
Angka ini tadi merupakan hasil nyata di pemakaian harian, dan secara teknis dalam pengukuran konsumsi gabungan (combined) menurut data pabrikan/varian yang diuji bisa mencapai sekitar 19–20 km per liter tergantung transmisi dan cara berkendara.
Menjadi hemat BBM bukan hanya soal kapasitas kecil mesin, tetapi juga bobot kendaraan yang ringan dan desain bodi kompak membuat Splash cukup unggul di segmen mobil hatchback sebagai mobil harian yang ekonomis.
Saat mempertimbangkan membeli mobil bekas seperti Suzuki Splash, biaya rutin yang juga penting diperhitungkan adalah pajak kendaraan tahunan.
Pajak mobil di Indonesia umumnya terdiri dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sekitar 2% dari Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) ditambah Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) yang besarnya seragam di seluruh Indonesia.Cara menghitungnya ialah PKB = 2% x NJKB lalu ditambah SWDKLLJ.
Untuk Suzuki Splash 1.2L bekas, estimasi pajak tahunannya biasanya berada di kisaran Rp 1,7 juta hingga Rp 1,8 juta per tahun, tergantung tahun pembuatan dan nilai jual kendaraan yang ditetapkan Samsat daerah Anda.
Jumlah ini sudah mencakup PKB dan SWDKLLJ, sehingga menjadi perkiraan biaya tahunan yang perlu disiapkan. Biaya pajak ini bisa sedikit berubah setiap tahun karena penurunan nilai jual mobil seiring usia, atau jika ada perubahan kebijakan pajak daerah.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, Suzuki Splash adalah pilihan menarik jika Anda mencari hatchback bekas yang kompak, irit BBM, dan mudah dikendarai di kota.
Dengan mesin sekitar 1.2L, tenaga yang memadai serta konsumsi BBM irit, mobil ini cocok untuk pemakaian harian maupun perjalanan singkat.
Harga seken yang berada di kisaran relatif terjangkau serta pajak tahunan yang tidak terlalu tinggi membuat Splash tetap menjadi opsi mobil bekas yang patut dipertimbangkan, terutama bagi pembeli yang punya anggaran terbatas namun ingin kendaraan yang fleksibel dan hemat biaya operasionalnya.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Daftar Harga Mobil di Bawah Rp 300 Juta yang Bisa Jadi Pilihan di IIMS 2026
-
Innova Tahun 2017 Harganya Berapa? Cek Update Terbaru Apakah Masih Layak Dipinang
-
Harga Mepet, Suzuki e Vitara vs Toyota Urban Cruiser Mending Mana?
-
Harga dan Spesifikasi Mitsubishi XForce Edisi Spesial yang Meluncur di IIMS 2026
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
-
Penantang Astrea Grand dari Suzuki: Sudah Discontinue, Masih Banyak Dicari karena Komponen 'Dewa'
-
Review Suzuki Access 125: Harga, Spesifikasi, dan Konsumsi BBM
-
Daftar Harga Mobil di Bawah Rp 300 Juta yang Bisa Jadi Pilihan di IIMS 2026
-
Innova Tahun 2017 Harganya Berapa? Cek Update Terbaru Apakah Masih Layak Dipinang
-
Daihatsu Pertahankan Posisi Kedua Penjualan Mobil Nasional Selama 17 Tahun Berturut-turut
-
Harga Mepet, Suzuki e Vitara vs Toyota Urban Cruiser Mending Mana?
-
5 Rekomendasi Motor Matic Rp20 Jutaan, Entri Level Performa Maksimal
-
5 Mobil di Bawah Rp300 Juta dengan Fitur ADAS Terlengkap 2026
-
5 Alasan Honda ADV 150 Bekas Masih Banyak Dicari Meskipun Ada Versi 160 Baru