Otomotif / Mobil
Selasa, 17 Februari 2026 | 10:16 WIB
Ilustrasi mobil bekas banjir. (Freepik)

Suara.com - Mobil bekas banjir kerap kali dihindari oleh para calon pembeli lantaran berisiko mengalami banyak masalah. Apabila kamu sedang berencana untuk membeli mobil bekas, maka kamu harus mengetahui apa ciri mobil bekas banjir. Dengan begitu, maka kamu bisa menghindari membeli mobil yang bekas terendam air.

Mobil bekas umumnya memang dijual dengan harga yang relatif lebih murah dibandingkan mobil baru. Meskipun begitu, para calon pembeli diharapkan untuk dapat lebih teliti serta berhati-hati agar mendapatkan mobil bekas yang layak pakai tanpa kendala yang berarti.

Ciri Mobil Bekas Banjir

Melansir dari berbagai sumber, ini dia ciri-ciri mobil bekas banjir yang perlu diwaspadai:

1. Body Berkarat

Mobil bekas banjir umumnya akan timbul karat di berbagai komponennya. Meski begitu, secara kasat mata mungkin sulit dikenali. Nakun coba cek terlebih dahulu di beberapa bagian seperti baut di bagian rem tangan.

Jika setelah dicek, memang ada karat, maka kemungkinan besar mobil itu pernah terendam banjir. Periksa kembali secara teliti sampai detail seperti di bagian bumper agar dapat melihat kondisi yang sesungguhnya.

2. Interior Rusak

Umumnya, meski telah benar-benar dibersihka, mobil bekas banjir mempunyai tampilan interior yang kurang baik. Misalnya saja karpet dasar bernoda bekas lumpur, doortrim rusak, jok berbau atau berjamur, kaca banyak yang tergores dan lainnya.

Baca Juga: Terpopuler: Aturan Ganjil Genap saat Imlek 2026, 7 Mobil Bekas di Bawah Rp100 Juta untuk Keluarga

3. Ada Bau Tidak Sedap atau Apek

Banjir yang sampai menerobos ke bagian interior mobil biasanya meninggalkan aroma yang tak sedap atau apek. Tak jarang, bau ini karena masih ada endapan kotoran ataupun lumpur di beberapa titik.

4. Bunyi Mesin Kasar

Saat dijajal, perhatikan suara mesin mobil karena bisa menjadi indikasi mobil bekas banjir. Mobil yang pernah terendam banjir, umumnya akan bunyi mesinnya  lebih kasar. Hal tersebut bisa karena air yang masuk ke dalam mesin dan bercampur dengan oli sehingga menimbulkan gesekan berlebih.

Bunyi kasar juga diaiibatkan karena bearing fan belt atau bearing kompresor AC. Pasalnya, di dalam bearing ada butiran atau bola besi berlapis untuk pelumas ketika mesin berputar. Jika komponen tersebut terendam banjir, maka menyebabkan bola besi kering dan korosif. Imbasnya muncul bunyi kasar saat mesin berjalan akibat bearing yang sedang berputar seret.

5. Harga Terlalu murah

Load More