- Ducati merilis corak Sport abu-abu-merah baru untuk model Monster, terinspirasi skema warna model ikonik S4 bersejarah.
- Motor naked ini menggunakan mesin V2 menghasilkan 111 hp, menawarkan bobot ringan berkat rangka aluminium monokok generasi terbaru.
- Dilengkapi fitur elektronik canggih seperti ABS Cornering dan empat mode berkendara, serta perawatan katup hanya perlu 45.000 km.
Suara.com - Ducati memperluas pilihan bagi para pencinta otomotif dengan merilis corak Sport baru untuk model Monster. Kehadiran warna ini melengkapi varian Ducati Red dan Iceberg White yang telah lebih dulu meluncur. Menariknya, inspirasi warna ini diambil langsung dari skema warna ikonik S4 yang merupakan model bersejarah bagi pabrikan asal Italia tersebut.
Perpaduan warna abu-abu dengan Racing Red pada bagian velg serta detail di area jok hingga tangki bahan bakar menciptakan kesan sporty sekaligus elegan. Bagi pengendara yang menginginkan karakter lebih kuat, tersedia versi Plus yang menyertakan penutup bodi depan dan penutup jok penumpang sebagai standar tambahan.
Dari sisi jantung pacu, motor ini mengandalkan mesin V2 yang dirancang sangat pas untuk kebutuhan jalan raya. Ducati menekankan bahwa "Monster merupakan motor ”naked” paling ikonik dari Borgo Panigale" yang menjanjikan kemudahan berkendara luar biasa bagi pemula maupun pengendara berpengalaman. Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga maksimal 111 hp dengan distribusi torsi yang responsif di hampir seluruh putaran mesin.
Keunggulan utama yang ditawarkan adalah bobotnya yang sangat ringan. Berkat penggunaan rangka monokok aluminium, berat total motor ini berhasil berkurang hingga 4 kg dibandingkan generasi terdahulu. Postur motor yang ramping dengan tinggi jok hanya 815 mm memastikan kaki pengendara dapat menapak dengan mantap ke aspal sehingga sangat ideal untuk navigasi di tengah lalu lintas kota besar.
Teknologi yang disematkan pun tergolong kelas atas di kategorinya. Paket elektronik standar mencakup ABS Cornering, Traction Control, hingga Cruise Control yang memudahkan perjalanan jarak jauh. Seluruh informasi berkendara ditampilkan lewat layar TFT warna 5 inci yang informatif. Tersedia pula empat mode berkendara seperti Urban Riding Mode untuk kenyamanan di kota dan Sport Riding Mode bagi mereka yang haus akan performa di jalanan berkelok.
Mesin V2 terbaru ini sudah memenuhi standar Euro 5+ dengan efisiensi perawatan yang luar biasa. Pemilik hanya perlu melakukan pengecekan celah katup setiap 45.000 km sekali. Selain itu, konsumen bisa mempersonalisasi kendaraan mereka menggunakan aksesori resmi dari Ducati Performance seperti knalpot Termignoni untuk memperkuat aura balap pada khas Moge Ducati.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
-
Prabowo Bukan Negarawan, Tapi Wisatawan!
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Terkini
-
Perbedaan Perawatan Ban Mobil Listrik dan Konvensional Saat Musim Liburan
-
Declan Rice Jadi Brand Ambassador Xiaomi SU7, Peluncuran Global Semakin Dekat
-
Deretan Modifikasi Yamaha Grand Filano dan Fazzio yang Curi Perhatian di Bandung
-
Nissan Pangkas Waktu Produksi Jadi 26 Bulan Demi Lawan Dominasi Mobil China
-
Pebalap Astra Honda Racing Team Sukses Amankan Podium di ARRC Motegi Jepang
-
Motor Listrik Yadea Tawarkan Subsidi 10 Juta di Jakarta Fair 2026
-
Wuling Pamerkan Mobil Bertema Disney di Jakarta Fair 2026
-
Terpopuler: Mobil Bekas yang Aman Pakai Pertalite, Biaya Isi Pertamax Full Tank untuk Skutik Honda
-
Modus Penipuan 'Sekrup' di SPBU Bikin Tekor Konsumen, Apa Itu?
-
Daftar Penyakit Avanza Lawas Menurut Pakar, Kini Harganya Cuma Segini