- Xenia 1.0 lama menggunakan mesin 62 hp RWD, harganya sekitar Rp55–75 juta, tetapi usianya sudah tua.
- Sigra 1.0 LCGC menghasilkan tenaga 67 hp FWD, konsumsi BBM lebih irit dan usianya lebih muda.
- Secara keseluruhan, Sigra lebih unggul biaya operasional harian, meskipun harga belinya di 2026 lebih tinggi.
Suara.com - Mobil keluarga dengan mesin 1000cc selalu jadi pilihan menarik bagi mereka yang mencari kendaraan terjangkau dengan biaya operasional rendah.
Dua nama yang sering dibandingkan adalah Daihatsu Xenia generasi awal dan Daihatsu Sigra 1.0. Keduanya sama-sama menawarkan mesin kecil 3-silinder, tapi karakter dan ongkos jalan berbeda.
Mari kita bedah lebih detail dua mobil 1000cc tersebut.
Xenia 1.0: Murah Meriah, tapi Usia Sudah Tua
Xenia 1.0 generasi pertama memakai mesin EJ-VE 1.0L 3-silinder dengan tenaga sekitar 62 hp dan torsi 90 Nm. Bobotnya cukup berat, sekitar 1.050 kg, dengan transmisi manual 5-percepatan dan penggerak belakang (RWD).
Konsumsi BBM Xenia 1.0 relatif standar: 10–12 km/l di dalam kota dan 13–15 km/l di luar kota. Mesin 3-silinder ini dikenal agak bergetar dan tidak sehalus varian 1.3L.
Untuk pajak tahunan, kisarannya Rp900 ribu – Rp1,3 juta, tergantung tahun dan domisili. Harga pasaran di 2026 berkisar Rp55 juta – Rp75 juta, tapi perlu dicatat usia mobil sudah lebih dari 20 tahun. Kondisi unit sangat bergantung pada perawatan sebelumnya.
Sigra 1.0: Lebih Irit dan Relatif Baru
Sigra 1.0 hadir sebagai opsi paling murah di jajaran LCGC. Mesinnya 1KR-VE 1.0L 3-silinder dengan tenaga 67 hp dan torsi 89 Nm. Bobot lebih ringan, sekitar 930–950 kg, dengan transmisi manual 5-percepatan dan penggerak depan (FWD).
Baca Juga: Apakah Mobil 1000cc Kuat di Tanjakan? Ini 5 Rekomendasinya
Konsumsi BBM jauh lebih efisien dibanding Xenia: 12–14 km/l di dalam kota dan 16–20 km/l di luar kota. Faktor bodi ringan dan sistem FWD membuatnya lebih hemat.
Pajak tahunan berada di kisaran Rp900 ribu – Rp1,2 juta, termasuk SWDKLLJ. Harga pasaran di 2026 lebih tinggi, yakni Rp75 juta – Rp105 juta untuk Sigra dan Rp80 juta – Rp110 juta untuk Calya.
Mana yang Lebih Merakyat?
Jika bicara ongkos operasional, Sigra 1.0 jelas lebih unggul. Konsumsi BBM lebih irit, pajak tahunan relatif sama, dan usia kendaraan lebih muda sehingga biaya perawatan cenderung lebih rendah.
Xenia 1.0 memang lebih murah di harga beli, tapi faktor usia membuat risiko perbaikan lebih besar. Mesin 3-silinder generasi lama juga tidak sehalus Sigra.
Untuk keluarga muda yang mencari mobil murah, irit, dan masih segar, Sigra lebih masuk akal. Sementara Xenia 1.0 bisa jadi pilihan bagi mereka yang benar-benar ingin menekan biaya awal, dengan catatan siap menghadapi konsekuensi perawatan mobil tua.
Dengan perbandingan ini, terlihat bahwa Sigra lebih “merakyat” dalam konteks biaya operasional harian, sementara Xenia unggul di harga beli awal tapi dengan risiko tambahan di perawatan.
Berita Terkait
-
Apakah Mobil 1000cc Kuat di Tanjakan? Ini 5 Rekomendasinya
-
Bedah Keunggulan Mitsubishi Destinator di Segmen SUV Menengah
-
5 MPV Bekas Rp50 Jutaan Paling Ideal Buat Mudik, Kabin Lega dan Irit BBM
-
Daftar Harga Daihatsu Xenia Bekas Lengkap Mulai Generasi Pertama, Minimal Berapa Duit?
-
5 Pilihan Mobil Keluarga Anti-Mainstream Biar Nggak Tertukar di Parkiran Rest Area
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis