Otomotif / Motor
Kamis, 19 Maret 2026 | 15:12 WIB
Ilustrasi ban belakang motor matic goyang. All New Honda Scoopy. [Dok PT AHM]

5. Bantalan roda (bearing) rusak

Bearing berfungsi supaya roda bisa berputar dengan halus. Kalau sudah aus, biasanya muncul getaran yang makin terasa saat motor atau kendaraan Anda melaju lebih cepat.

6. Mur roda longgar

Ini termasuk masalah yang sering dianggap sepele, padahal cukup berbahaya. Mur yang tidak kencang bisa bikin roda tidak terpasang dengan sempurna dan menyebabkan goyangan.

7. Tekanan ban kurang

Ban yang kurang angin tidak bisa mempertahankan bentuk idealnya. Akibatnya, kontak dengan jalan jadi tidak merata dan mobil bisa terasa bergoyang, terutama saat belok atau akselerasi.

8. Struktur ban rusak (benjol atau pecah di dalam)

Kalau bagian dalam ban rusak, misalnya sabuk baja di dalamnya terlepas, ban bisa terlihat tidak rata atau muncul benjolan. Ini kondisi yang cukup serius dan sebaiknya segera dicek karena berisiko membahayakan.

9. Engine mounting bermasalah

Baca Juga: 5 Motor Matic Awet Sekelas Vario 125, Cocok Dipakai Harian

Engine mounting itu bisa dibilang sebagai “dudukan” mesin ke rangka motor. Komponen ini bukan cuma menghubungkan mesin dengan rangka, tapi juga membantu meredam getaran supaya motor tetap nyaman dan stabil saat dipakai.

Kalau bagian ini mulai rusak, misalnya karetnya sudah keras, retak, atau longgar, mesin bisa sedikit bergeser dari posisi normal.

Akibatnya, keseimbangan motor ikut terganggu. Biasanya, gejala ini terasa saat motor dipacu agak kencang, di mana bagian belakang terasa seperti goyang atau tidak stabil.

10. Bearing Roda Sudah Aus

Bearing roda berfungsi supaya roda bisa berputar dengan halus dan tetap stabil. Komponen ini juga membantu menjaga keseimbangan saat motor melaju.

Kalau bearing sudah aus, putaran roda jadi tidak mulus dan bisa menimbulkan goyangan, terutama di roda belakang. Biasanya ini terjadi karena kurang perawatan, seperti jarang ganti oli gardan, atau sering melewati jalan rusak.

Load More