- Ban getas ditandai retak halus, keras, dan berkurangnya daya cengkeram akibat usia atau paparan panas.
- Ban yang getas sangat berbahaya sebab meningkatkan risiko pecah mendadak saat kecepatan tinggi atau tergelincir.
- Pengecekan dan penggantian ban wajib dilakukan jika sudah getas, terlepas dari ketebalan alur ban sebelumnya.
Suara.com - Mudik dengan motor memang seru, tapi jangan sampai perjalanan panjang berubah jadi masalah gara-gara ban. Ban adalah satu-satunya komponen yang langsung bersentuhan dengan jalan, sehingga kondisinya harus benar-benar prima.
Salah satu tanda bahaya yang sering diabaikan adalah karet ban yang getas. Jika dibiarkan, risiko pecah ban atau kehilangan grip bisa meningkat, apalagi saat melaju di jalur mudik yang padat.
Apa Itu Ban Getas?
Ban getas adalah kondisi ketika karet ban mulai kehilangan elastisitas. Biasanya ditandai dengan permukaan ban yang terlihat retak halus, terasa keras saat ditekan, dan tidak lagi lentur.
Proses ini terjadi karena usia ban yang sudah lama, paparan panas matahari, serta sering terparkir di tempat terbuka.
Ciri-Ciri Ban Motor Getas
Jika diperhatikan, ban getas punya garis-garis kecil seperti pecah-pecah. Retakan ini bisa muncul di dinding samping maupun di alur ban.
Ban yang sehat biasanya masih terasa lentur. Kalau sudah keras, artinya karet kehilangan fleksibilitas.
Saat dipakai, ban getas terasa licin, terutama di jalan basah. Ini karena karet tidak lagi mampu mencengkeram aspal dengan baik.
Meski jarang dipakai, ban tetap bisa getas karena faktor usia. Jadi jangan hanya melihat ketebalan alur, tapi juga umur ban.
Ban getas lebih rentan tertusuk benda tajam karena karet sudah rapuh.
Baca Juga: Persaingan Motor Listrik Tanah Air Memanas VinFast Datang ALVA Justru Merasa Senang
Bahaya Ban Getas saat Mudik
Ban getas bisa pecah tiba-tiba saat motor melaju kencang. Selain itu, grip yang berkurang membuat motor mudah tergelincir di tikungan atau saat hujan.
Kondisi ini jelas berbahaya, apalagi perjalanan mudik biasanya melewati jalur panjang dengan lalu lintas padat.
Kapan Harus Ganti Ban?
Jika ban sudah menunjukkan ciri-ciri getas, sebaiknya segera diganti meski alurnya masih terlihat tebal. Ban baru akan memberi rasa aman dan nyaman, terutama untuk perjalanan jauh.
Ingat, ban bukan sekadar soal kenyamanan, tapi juga keselamatan.
Tips Merawat Ban agar Tidak Cepat Getas
- Hindari parkir motor di bawah terik matahari terlalu lama.
- Jaga tekanan angin sesuai rekomendasi pabrikan.
- Bersihkan ban dari kotoran atau oli yang bisa merusak karet.
- Gunakan motor secara rutin, karena ban yang jarang dipakai justru lebih cepat getas.
Sebelum mudik, pastikan kondisi ban benar-benar dicek. Jika sudah getas, jangan ragu untuk mengganti. Ban baru bukan hanya investasi kenyamanan, tapi juga perlindungan nyawa di jalan.
Berita Terkait
-
Persaingan Motor Listrik Tanah Air Memanas VinFast Datang ALVA Justru Merasa Senang
-
Berapa Jam Motor Matic Harus Istirahat saat Mudik? Ini 5 Tips Aman Berkendara
-
Daihatsu Gran Max Jadi Andalan Siswa SMK Kembangkan Bisnis Ternak di Sumba Timur
-
5 Motor Kuat dan Nyaman untuk Boncengan Mudik Lebaran, Perjalanan Jauh Tetap Aman!
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air