Otomotif / Motor
Rabu, 11 Maret 2026 | 16:48 WIB
Ilustrasi ban motor. (Gemini AI)
Baca 10 detik
  • Ban getas ditandai retak halus, keras, dan berkurangnya daya cengkeram akibat usia atau paparan panas.
  • Ban yang getas sangat berbahaya sebab meningkatkan risiko pecah mendadak saat kecepatan tinggi atau tergelincir.
  • Pengecekan dan penggantian ban wajib dilakukan jika sudah getas, terlepas dari ketebalan alur ban sebelumnya.

Suara.com - Mudik dengan motor memang seru, tapi jangan sampai perjalanan panjang berubah jadi masalah gara-gara ban. Ban adalah satu-satunya komponen yang langsung bersentuhan dengan jalan, sehingga kondisinya harus benar-benar prima.

Salah satu tanda bahaya yang sering diabaikan adalah karet ban yang getas. Jika dibiarkan, risiko pecah ban atau kehilangan grip bisa meningkat, apalagi saat melaju di jalur mudik yang padat.

Apa Itu Ban Getas?

Ban getas adalah kondisi ketika karet ban mulai kehilangan elastisitas. Biasanya ditandai dengan permukaan ban yang terlihat retak halus, terasa keras saat ditekan, dan tidak lagi lentur.

Proses ini terjadi karena usia ban yang sudah lama, paparan panas matahari, serta sering terparkir di tempat terbuka.

Ciri-Ciri Ban Motor Getas

Jika diperhatikan, ban getas punya garis-garis kecil seperti pecah-pecah. Retakan ini bisa muncul di dinding samping maupun di alur ban.

Ban yang sehat biasanya masih terasa lentur. Kalau sudah keras, artinya karet kehilangan fleksibilitas.

Saat dipakai, ban getas terasa licin, terutama di jalan basah. Ini karena karet tidak lagi mampu mencengkeram aspal dengan baik.

Meski jarang dipakai, ban tetap bisa getas karena faktor usia. Jadi jangan hanya melihat ketebalan alur, tapi juga umur ban.

Ban getas lebih rentan tertusuk benda tajam karena karet sudah rapuh.

Baca Juga: Persaingan Motor Listrik Tanah Air Memanas VinFast Datang ALVA Justru Merasa Senang

Bahaya Ban Getas saat Mudik

Ban getas bisa pecah tiba-tiba saat motor melaju kencang. Selain itu, grip yang berkurang membuat motor mudah tergelincir di tikungan atau saat hujan.

Kondisi ini jelas berbahaya, apalagi perjalanan mudik biasanya melewati jalur panjang dengan lalu lintas padat.

Kapan Harus Ganti Ban?

Jika ban sudah menunjukkan ciri-ciri getas, sebaiknya segera diganti meski alurnya masih terlihat tebal. Ban baru akan memberi rasa aman dan nyaman, terutama untuk perjalanan jauh.

Ingat, ban bukan sekadar soal kenyamanan, tapi juga keselamatan.

Tips Merawat Ban agar Tidak Cepat Getas

  • Hindari parkir motor di bawah terik matahari terlalu lama.
  • Jaga tekanan angin sesuai rekomendasi pabrikan.
  • Bersihkan ban dari kotoran atau oli yang bisa merusak karet.
  • Gunakan motor secara rutin, karena ban yang jarang dipakai justru lebih cepat getas.

Sebelum mudik, pastikan kondisi ban benar-benar dicek. Jika sudah getas, jangan ragu untuk mengganti. Ban baru bukan hanya investasi kenyamanan, tapi juga perlindungan nyawa di jalan.

Load More