Otomotif / Motor
Senin, 30 Maret 2026 | 19:55 WIB
Daftar harga motor matic Yamaha. (Yamaha)
Baca 10 detik
  • Hindari kebiasaan gas dan rem mendadak untuk menjaga efisiensi bahan bakar.
  • Pastikan tekanan ban dan kebersihan filter udara dalam kondisi standar pabrikan.
  • Gunakan bahan bakar dengan angka oktan yang sesuai rekomendasi buku manual.

Pastikan angkanya sesuai rekomendasi pabrikan yang biasanya tertera di area dek motor.

3. Panaskan Mesin Secukupnya

Saat menggunakan motor matic, Anda tak perlu lagi memanaskan mesin sampai 10-15 menit.

Khusus motor injeksi modern, waktu satu menit sudah lebih dari cukup agar oli bersirkulasi sempurna.

Cukup panaskan 1 menit saja, lalu jalankan motor perlahan di 200 meter pertama sebelum tancap gas di kecepatan normal.

4. Perhatikan Filter Udara

Filter udara yang kotor bakal menyumbat aliran oksigen ke ruang bakar.

Akibatnya, campuran bahan bakar jadi terlalu banyak bensin dibanding udara, sehingga pembakaran tak sempurna dan bensin terbuang sia-sia.

Karena itu, rutin bersihkan atau ganti filter udara sesuai jadwal servis.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Motor Matic yang Paling Irit BBM, Pas untuk Mobilitas Harian

Kalau tarikan motor mulai terasa berat, itu tandanya filter udara sudah minta jatah dibersihkan.

5. Gunakan BBM dengan Oktan yang Pas

Jangan asal isi bensin murah atau ikut-ikutan pakai oktan tinggi.

Gunakan BBM dengan oktan yang sesuai rekomendasi pabrikan.

Oktan yang tidak pas bisa memicu knocking (ngelitik), bikin tenaga loyo, dan mesin cepat panas yang berujung boros.

Karena itu, Cek buku manual. Kalau disarankan pakai Pertalite, jangan paksa pakai oktan yang jauh lebih rendah atau lebih tinggi tanpa kebutuhan khusus.

6. Rutin Ganti Oli untuk Kurangi Gesekan

Oli yang sudah tua akan mengental dan kotor, sehingga gesekan antar komponen mesin jadi berat.

Mesin yang berat tentu butuh tenaga lebih besar, yang artinya butuh bensin lebih banyak.

Karena itu, ganti oli secara berkala. Oli segar bikin mesin bekerja lebih ringan dan responsif, sehingga konsumsi bensin per kilometer jadi lebih irit.

7. Hindari Modifikasi Ukuran Velg dan Ban Berlebih

Banyak yang mengubah velg standar 14 inci ke 17 inci demi gaya.

Faktanya, mengganti ukuran velg dan ban yang lebih besar menambah massa rotasi.

Data menunjukkan efisiensi bisa turun dari 37,5 km/liter menjadi 35,9 km/liter hanya karena urusan velg!

Lebih baik, gunakan ukuran velg dan ban standar pabrikan untuk menjaga keseimbangan antara performa, kenyamanan, dan keiritan.

Ingat, hemat bensin bukan cuma soal merek motornya tapi soal gimana cara kamu memperlakukannya.

Mulailah dengan memperbaiki cara memutar gas dan rutin mengecek hal-hal simpel seperti tekanan ban dan oli.

Load More