- Toyota meluncurkan New Veloz Hybrid EV di Indonesia untuk memberikan solusi efisiensi bahan bakar di tengah kenaikan harga BBM.
- Kendaraan ini menggunakan mesin hybrid yang mampu mencapai konsumsi bahan bakar hingga 28,9 km per liter saat digunakan.
- Nur Imansyah Tara menyatakan penggunaan fitur ECO dan EV Mode dapat menghemat biaya operasional pemilik kendaraan secara signifikan.
Suara.com - Kenaikan harga BBM non-subsidi di Indonesia menjadi tantangan baru bagi mobilitas masyarakat di kota-kota besar. Kondisi global yang tidak menentu memaksa pemilik kendaraan untuk lebih selektif dalam memilih moda transportasi yang efisien namun tetap bertenaga.
Menanggapi situasi ini, Toyota menghadirkan New Veloz Hybrid EV sebagai jawaban atas kebutuhan kendaraan keluarga yang hemat bahan bakar.
Nur Imansyah Tara selaku Marketing Division Head Auto2000 memberikan pandangannya mengenai keunggulan teknologi ini.
”Hybrid EV Toyota seperti New Veloz Hybrid EV merupakan solusi yang paling tepat untuk menyiasati kenaikan harga bahan bakar. Tidak perlu mengubah kebiasaan berkendara, dapat langsung merasakan benefit dari efisiensi mesin hybrid-nya. Konsumsi bensin masih bisa lebih ditekan kalau dapat memaksimalkan fitur-fitur yang dimiliki oleh mobil hybrid dari Toyota yang harganya sejauh ini paling terjangkau,” terang Nur Imansyah Tara, Jumat (24 April 2026).
Teknologi hybrid pada mobil 7-seater ini mampu mencatatkan konsumsi bensin hingga 28,9 km per liter berdasarkan uji coba media otomotif. Capaian impresif ttersebut didukung oleh mesin 2NR-VEX dan motor listrik yang menghasilkan tenaga gabungan 111 PS. Penyaluran tenaga melalui transmisi eCVT membuat akselerasi terasa halus dan sangat efisien.
Para pemilik dapat memaksimalkan fitur EV Mode untuk melaju sepenuhnya menggunakan tenaga listrik saat terjebak kemacetan di dalam kota.
Selain itu, pilihan ECO Mode membantu sistem bekerja lebih optimal dalam menghemat bensin.
Pengemudi disarankan untuk menekan pedal gas dengan halus serta menjaga jarak aman di jalan raya guna menghindari pengereman mendadak yang membuang energi.
Penggunaan bahan bakar dengan nilai oktan yang sesuai rekomendasi pabrikan serta menjaga tekanan ban juga menjadi faktor krusial.
Baca Juga: Perbandingan Harga BBM ASEAN 2026, Indonesia Ada di Posisi Mana?
Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, biaya operasional menggunakan New Veloz Hybrid akan jauh lebih hemat sehingga intensitas mampir ke SPBU dapat berkurang drastis di tengah fluktuasi harga bahan bakar global.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Hari Mangrove Sedunia, Kilang Plaju Perkuat Komitmen Lestarikan Ekosistem Pesisir
-
Dari Gurih hingga Pedas, Menu Flavor Shake-Up Ajak Pecinta Kuliner Eksplorasi Beragam Rasa
-
Kejagung Jangan Berhenti di Febrie Adriansyah, Aktor Intelektual Harus Diburu
-
Port FC Petik Tiga Poin, Sarawut Treephan Sebut Kemenangan atas PSMS Jadi Modal Penting
-
Review Dikichi Kediri: Sensasi Crispy Hot Chicken yang Renyahnya Bikin Nagih!
-
Napi Lapas Pekanbaru Belum Ditemukan, Kabur saat Ambil Obat di Apotek
-
Dihukum 10 Tahun oleh KFA, Shin Tae-yong Tetap Tangani Persija
-
Perkuat Sektor Wing Back, Kendal Tornado FC Datangkan Eks Pemain Timnas U-19
-
Karhutla Mengamuk di Kubu Raya, Nyaris Lahap Permukiman Warga
-
Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu