- Honda hentikan penjualan mobil di Korea Selatan karena dominasi kuat merek lokal dan lambatnya elektrifikasi.
- Krisis meluas ke China dengan penurunan drastis penjualan dan batalnya tiga proyek mobil Amerika.
- Presiden Honda secara tegas akui perusahaan butuh inovasi cepat agar terhindar dari kehancuran total.
Kerugian hingga miliaran dolar membuat jajaran direksi tidak bisa tinggal diam. Para petinggi Honda harus rela gajinya disunat sebagai bentuk tanggung jawab moral.
Mereka secara jantan mengakui kalah saing soal harga dari merek-merek mobil listrik baru. Kini, perusahaan berencana menarik fokus ke riset mandiri demi mengejar ketertinggalan teknologi.
"Honda tidak memiliki peluang jika terus bertahan dengan sistem lama," ujar Presiden Honda, Toshihiro Mibe.
Mibe bahkan menyaksikan sendiri bagaimana pabrik di China merakit mobil dengan sangat cepat dan murah. Kualitas yang dihasilkan pun tetap sangat tinggi dan kompetitif.
Ancaman kebangkrutan sistem lama ini nyatanya juga diamini oleh kompetitor utama mereka. CEO Toyota, Koji Sato, turut buka suara mengenai realitas pasar otomotif masa kini.
"Kita tidak akan bertahan jika keadaan terus seperti ini," ungkapnya saat berbicara di depan para pemasok perusahaan.
Sebuah kalimat tegas yang membuktikan bahwa raksasa sebesar apa pun bisa runtuh jika enggan berinovasi. Pasar global kini menuntut kecepatan, dan siapa yang lambat pasti tergilas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan