Otomotif / Mobil
Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:28 WIB
Radiator coolant untuk mobil listrik dan mobil hybrid. (Foto: Master)
Baca 10 detik
  • Henry Sada dari PT Autochem Industry menekankan pentingnya suhu kerja ideal bagi performa kendaraan listrik dan hybrid.
  • MASTER Radiator Coolant Gold hadir sebagai solusi pendinginan untuk menjaga stabilitas suhu komponen vital kendaraan elektrifikasi.
  • Teknologi OAT dalam cairan pendingin tersebut mencegah korosi serta menjaga efisiensi baterai di iklim tropis Indonesia.

Suara.com - Kendaraan elektrifikasi kini menjadi solusi paling menguntungkan di tengah kondisi krisis energi belakangan ini. Dua jenis kendaraan ramah lingkungan yang sangat populer di Indonesia adalah mobil hybrid dan mobil listrik murni.

Namun dalam operasionalnya, kedua jenis kendaraan tersebut membutuhkan sistem pendingin yang optimal supaya dapat berjalan dengan baik dalam waktu lama.

Henry Sada selaku President Director PT Autochem Industry menjelaskan bahwa suhu kerja ideal adalah kunci utama performa mesin.

"Pada prinsipnya, semua komponen di kendaraan memerlukan suhu kerja ideal, tak terkecuali pada mobil listrik dan mobil hybrid. Jika pendinginan udara sudah tidak lagi mencukupi, maka diperlukan pendinginan berbasis air dengan radiator yang lebih mumpuni. Radiator coolant yang digunakan memiliki spesifikasi khusus dengan teknologi terbaru, seperti yang dimiliki oleh MASTER Radiator Coolant Gold. Radiator coolant ini memiliki semua kemampuan yang dibutuhkan oleh kendaraan elektrifikasi supaya dapat beroperasi normal di berbagai kondisi berkendara,” ungkapnya, Jumat (8 Mei 2026).

Mobil hybrid masih menggunakan mesin bensin, sedangkan mobil listrik sepenuhnya mengandalkan baterai. Persamaannya adalah keduanya memiliki komponen vital seperti baterai tegangan tinggi, inverter, dan motor listrik yang mudah mengalami kenaikan suhu.

Baterai misalnya memerlukan suhu kerja stabil antara 20 hingga 40 derajat celcius agar pengisian daya tetap efisien dan usia pakai lebih panjang.

Hadirnya MASTER Radiator Coolant Gold 50/50 menjadi jawaban bagi kebutuhan tersebut. Produk ini menggunakan Organic Acid Technology atau OAT yang ramah lingkungan dan tidak meninggalkan kerak yang bisa memicu korosi.

Dengan titik didih mencapai 129 derajat celcius, cairan ini mampu menjaga suhu kerja komponen elektrifikasi tetap stabil meski dalam kondisi lalu lintas padat.

Teknologi ini dirancang khusus untuk menghadapi iklim tropis di kota besar Indonesia yang cenderung ekstrem.

Baca Juga: Pajak Nol Persen dan Bebas Ganjil Genal Pemilik Mobil Listrik di Jakarta Berlanjut

"Kandungan aditif MASTER Radiator Coolant Gold telah disesuaikan supaya memiliki kemampuan transfer heat yang cepat dan maksimal, serta titik didih yang tinggi. Sehingga, suhu mesin tetap stabil di berbagai kondisi berkendara, termasuk memastikan karat tidak menyerang radiator dengan teknologi anti korosi yang organik. Radiator coolant ini juga cocok untuk mobil listrik dan mobil hybrid karena kemampuannya dalam menjaga suhu kerja komponen elektrifikasi dalam skenario berkendara stop and go di perkotaan dan iklim tropis ekstrem yang panas dan lembap,” tutup Henry Sada.

Load More