- Mobil listrik tetap memerlukan perawatan rutin pada ban, sistem rem, kaki-kaki, serta cairan pendingin baterai agar tetap aman.
- Penggantian rutin komponen seperti filter kabin, oli transmisi, dan pembaruan perangkat lunak sangat penting menjaga performa mobil listrik.
- Pemeriksaan berkala sesuai rekomendasi pabrikan memastikan kendaraan tetap awet, nyaman digunakan, dan terhindar dari kerusakan biaya perbaikan besar.
Suara.com - Banyak orang mengira mobil listrik hampir tidak perlu dirawat karena tidak punya mesin bensin, oli mesin, atau knalpot. Memang benar, mobil listrik lebih sederhana dari sisi mekanis, tapi bukan berarti bebas perawatan.
Ada beberapa komponen penting yang tetap butuh perawatan rutin agar mobil tetap aman, nyaman, dan awet digunakan.
Ban dan Spooring
Sama seperti mobil bensin, ban mobil listrik tetap mengalami keausan. Bahkan, karena bobot baterai cukup berat, ban mobil listrik biasanya lebih cepat aus.
Rotasi ban, spooring, dan balancing wajib dilakukan secara berkala. Idealnya setiap 10.000 km atau jika terasa ada getaran dan arah setir tidak lurus.
Sistem Rem
Mobil listrik memang punya fitur regenerative braking yang membantu memperlambat laju sekaligus mengisi baterai. Namun, sistem rem konvensional tetap ada dan harus dirawat.
Minyak rem perlu diganti setiap 2–3 tahun, dan kampas rem harus dicek secara rutin. Meski jarang dipakai intensif, kampas bisa aus karena beban kendaraan lebih berat.
Suspensi dan Kaki-Kaki
Baca Juga: Harga Selisih 100 Juta Lebih, Apa Bedanya Hyundai Stargazer Cartenz dan Cartenz X?
Bobot baterai membuat suspensi dan komponen kaki-kaki bekerja ekstra. Periksa shock absorber, bushing, dan ball joint secara berkala.
Jika ada bunyi aneh atau mobil terasa limbung, segera lakukan pengecekan. Perawatan ini penting untuk menjaga kenyamanan sekaligus keselamatan.
Sistem Pendingin Baterai
Baterai adalah jantung mobil listrik. Agar tetap optimal, sistem pendingin baterai harus diperiksa secara rutin. Cairan pendingin biasanya diganti setiap 3–5 tahun, tergantung rekomendasi pabrikan.
Jika sistem pendingin bermasalah, baterai bisa cepat panas dan umur pakainya berkurang drastis.
Filter Kabin dan AC
Berita Terkait
-
Harga Selisih 100 Juta Lebih, Apa Bedanya Hyundai Stargazer Cartenz dan Cartenz X?
-
5 Mobil BMW Ini Konon Mudah Dirawat bak Toyota, Harganya Cuma Segini
-
10 Mobil 1200cc ke Bawah Irit Bensin dan Murah Pajak: 'Low Cortisol', Anti Kantong Jebol
-
Mobil Harian Harga Mirip Motor 250cc: Mending Hyundai Grand Avega Hatchback, i20, atau Kia Rio?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
70mai Gebrak Pasar Dashcam Indonesia Lewat Produk Berteknologi True 4K dan Koneksi 4G
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV