- Mobil listrik tetap memerlukan perawatan rutin pada ban, sistem rem, kaki-kaki, serta cairan pendingin baterai agar tetap aman.
- Penggantian rutin komponen seperti filter kabin, oli transmisi, dan pembaruan perangkat lunak sangat penting menjaga performa mobil listrik.
- Pemeriksaan berkala sesuai rekomendasi pabrikan memastikan kendaraan tetap awet, nyaman digunakan, dan terhindar dari kerusakan biaya perbaikan besar.
Mobil listrik tetap menggunakan sistem AC yang mirip dengan mobil bensin. Filter kabin harus diganti secara berkala agar udara di dalam mobil tetap bersih.
Selain itu, sistem AC juga membantu menjaga suhu baterai, sehingga kondisinya harus selalu prima.
Oli Transmisi (Jika Ada)
Beberapa mobil listrik menggunakan transmisi sederhana dengan oli khusus. Meski tidak serumit mobil bensin, oli transmisi tetap perlu diganti sesuai jadwal servis. Hal ini menjaga kelancaran perpindahan tenaga dari motor listrik ke roda.
Software dan Sistem Elektronik
Mobil listrik sangat bergantung pada software. Update perangkat lunak dari pabrikan penting untuk menjaga performa, keamanan, dan efisiensi.
Selain itu, sistem elektronik seperti sensor, kamera, dan radar ADAS (Advanced Driver Assistance System) juga perlu dicek secara berkala.
Ringkasan Praktis
- Ban dan spooring: cek tiap 10.000 km.
- Minyak rem: ganti tiap 2–3 tahun.
- Suspensi dan kaki-kaki: periksa jika ada gejala bunyi atau limbung.
- Pendingin baterai: ganti cairan tiap 3–5 tahun.
- Filter kabin dan AC: ganti rutin sesuai jadwal.
- Oli transmisi: cek sesuai rekomendasi pabrikan.
- Software update: ikuti pembaruan resmi dari pabrikan.
Dengan perawatan rutin ini, mobil listrik bisa tetap awet, aman, dan nyaman digunakan sehari-hari, tanpa perlu khawatir biaya perawatan membengkak.
Baca Juga: Harga Selisih 100 Juta Lebih, Apa Bedanya Hyundai Stargazer Cartenz dan Cartenz X?
Berita Terkait
-
Harga Selisih 100 Juta Lebih, Apa Bedanya Hyundai Stargazer Cartenz dan Cartenz X?
-
5 Mobil BMW Ini Konon Mudah Dirawat bak Toyota, Harganya Cuma Segini
-
10 Mobil 1200cc ke Bawah Irit Bensin dan Murah Pajak: 'Low Cortisol', Anti Kantong Jebol
-
Mobil Harian Harga Mirip Motor 250cc: Mending Hyundai Grand Avega Hatchback, i20, atau Kia Rio?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Mobil Listrik Shell Bisa Isi Daya Cuma 10 Menit, Apa yang Beda Dibanding EV Biasa?
-
Honda Vario Evo 160 Meluncur Tanpa Fitur RoadSync Ternyata Ini Alasan AHM
-
Baru Sebulan Meluncur Pemesanan Chery Q Langsung Tembus 3000 Unit
-
Akankah Mitsubishi Lancer Evo Kembali Mengaspal? Ini Kata sang Bos Baru
-
70mai Gebrak Pasar Dashcam Indonesia Lewat Produk Berteknologi True 4K dan Koneksi 4G
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155