- Ketua DPRD Kepri viral mengendarai moge Harley-Davidson FXDR di Batam tanpa memakai helm.
- Harley-Davidson FXDR memiliki DNA dragster dengan bobot 303 kg dan ban belakang raksasa.
- Mesin nyaris 1.900cc membuat moge ini butuh skill khusus serta standar keselamatan tingkat tinggi.
Suara.com - Aksi santai Ketua DPRD Kepulauan Riau (Kepri), Iman Sutiawan, mengendarai moge Harley-Davidson tengah menuai sorotan tajam. Pasalnya, ia nekat menunggangi motor bertenaga buas tersebut di jalan raya umum tanpa pelindung kepala.
Padahal, kuda besi bernopol BP 6215 VF itu bukan tunggangan sembarangan yang bisa dikendalikan asal-asalan. Itu adalah Harley-Davidson FXDR, sebuah "monster" aspal yang menuntut standar keselamatan ekstra tinggi.
Banyak pakar safety riding menyayangkan aksi abai kelengkapan berkendara tersebut. Mengingat motor ini memiliki spesifikasi teknis mengerikan yang mengadopsi murni gaya balap trek lurus.
DNA Dragster yang Sulit Dijinakkan
Desain Harley-Davidson tipe ini sangat jauh dari kesan klasik dan santai ala motor touring. FXDR murni dilahirkan dengan DNA drag bike yang sangat kekar.
Dilansir dari anakelangharley, dimensi panjang motor ini mencapai 2.425 mm. Jarak sumbu rodanya juga sangat membentang panjang di angka 1.735 mm.
Desain garpu depan direntangkan hingga 34 derajat untuk menjaga stabilitas jalur lurus. Alhasil, motor ini sangat tidak cocok untuk meliuk lincah membelah kemacetan kota.
Bobotnya pun sangat menguras tenaga fisik sang pengendara. Dalam kondisi tangki terisi penuh 16,7 liter, bobot basahnya tembus 303 kilogram.
Ban Raksasa Seukuran Mobil Sport
Baca Juga: Kawasaki KLE 500, Moge Adventure Murah Siap Bikin Pabrikan Lain Ketar-ketir
Bagian paling mencolok dari moge ini adalah sektor area kaki-kaki belakang. Motor ini dibekali ban belakang berspesifikasi gahar, yakni 240/40R-18.
Lebar tapak 240mm ini masuk dalam kategori super lebar. Ukurannya bahkan sudah menyamai standar ban belakang sebuah mobil sport.
Ban raksasa ini dipasang pada velg solid disc aluminium tanpa menggunakan jari-jari. Tampilannya makin sangar dengan sentuhan akhir grafis ukiran laser.
Secara teknis, ban lebar ini bertugas mentransfer tenaga mesin Milwaukee-Eight™ 114 berkapasitas 1.868cc. Traksi ban menjaga motor tidak mudah selip saat tuas gas ditarik penuh.
Bukan untuk Bermanuver Tajam
Meski bertenaga besar, ada harga mahal dari penggunaan ban ekstra lebar tersebut. Motor menjadi sangat enggan untuk diajak rebah atau bermanuver cepat di tikungan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium
-
Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar
-
Mobil Listrik Shell Bisa Isi Daya Cuma 10 Menit, Apa yang Beda Dibanding EV Biasa?