- Pebalap Indonesia, Muhammad Kiandra Ramadhipa, memenangkan putaran kedua Moto3 Junior World Championship di Estoril, Portugal, Minggu (14/6).
- Kemenangan ini mencatatkan rekor sebagai pebalap tanah air pertama yang juara di ajang Red Bull dan Moto3.
- Hasil impresif tersebut menempatkan Ramadhipa di posisi kedua klasemen sementara dengan perolehan total 51 poin musim ini.
Suara.com - Pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Muhammad Kiandra Ramadhipa, baru saja mengukir catatan emas untuk Indonesia di kancah internasional.
Pemuda asal Sleman, Yogyakarta ini sukses meraih kemenangan pertamanya pada putaran keduaMoto3 Junior World Championship 2026 di Circuito do Estoril, Portugal, Minggu (14/6).
Keberhasilan ini membuat Ramadhipa menjadi pebalap Indonesia pertama yang menang di kelas MotoJunior sejak prestasi Fadillah Arbi Aditama pada 2023. Ia mencatatkan rekor sebagai pebalap pertama dari tanah air yang mampu menang di dua ajang berbeda pada level MotoJunior, yakni Red Bull Rookies Cup dan Moto3 Junior World Championship.
Memulai balapan dari posisi ketujuh, Ramadhipa langsung menempel ketat barisan depan. Pebalap dengan nomor motor 32 ini tampil agresif namun tetap tenang dalam menjaga ritme balapan yang sangat rapat. Strategi cornering yang ciamik membawanya masuk ke grup podium sejak lap kedelapan.
Puncaknya terjadi pada lap terakhir yang penuh tensi tinggi. Ramadhipa melakukan serangan dari posisi ketiga dan melesat ke urutan pertama hingga menyentuh garis finis.
“Saya sangat senang bisa meraih kemenangan pertama di Moto3 Junior World Championship. Balapan hari ini sangat sulit dengan kondisi yang cukup panas. Di awal saya sempat mengalami momen yang cukup sulit pada tikungan akhir lap-lap awal, tetapi kami mampu mengatasinya. Di lap terakhir saya sempat kehilangan dua posisi, tetapi saya berhasil merebutnya di sektor-sektor terakhir dan menyentuh garis finis di posisi pertama. Balapan berikutnya adalah Jerez, dan saya berusaha mempertahankan performa ini di sana,” ujar Ramadhipa.
General Manager Marketing Planning & Analysis AHM, Andy Wijaya, mengapresiasi tinggi hasil positif ini sebagai bukti keberhasilan program pembinaan pebalap muda Astra Honda.
“Hasil yang diraih Ramadhipa pada putaran Estoril ini menjadi capaian positif yang membanggakan. Ia menunjukkan kemampuan bersaing yang kuat di tengah persaingan yang ketat serta perkembangan performa yang semakin konsisten. AHM berharap momentum ini dapat terus terjaga di seri-seri berikutnya dan menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk berani mengejar mimpi di dunia balap internasional,” kata Andy Wijaya.
Berkat tambahan 25 poin, Ramadhipa kini berada di posisi kedua klasemen sementara dengan total 51 poin. Balapan selanjutnya akan berlangsung di Sirkuit Jerez, Spanyol, pada awal Juli mendatang.
Baca Juga: Pebalap Muda Indonesia Muhammad Kiandra Ramadhipa Kejar Kemenangan di Moto3 Portugal
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
-
High School Queen Konfirmasi Pemeran Utama, Premis Segar Jadi Daya Tarik?
-
Cushion OMG Berapa Gram? Ini Isi Bersih, Harga, dan Perbedaan 2 Variannya
-
4 Parfum Aroma Floral Woody untuk Wanita Karier, Elegan dan Profesional Sepanjang Hari
-
Hidup di Layar: Mengapa Kita Cepat Lelah di Era yang Serba Mudah?
-
Ungkap Penyebab Kematian Sutrimo, Polisi Buka Peluang Lakukan Ekshumasi
-
Sembunyi di Bawah Meja Demi Nyawa: Tragedi Mei 1998 Lewat Mata Bocah Cina
-
Kebakaran Hotel Pullman Central Park Dipicu Fenomena Listrik di Lantai 2
-
Stok Rudal Pencegat AS Menipis Akibat Perang Panjang Lawan Iran
-
Cara Cek Riwayat Servis Mobil Bekas sebelum Membeli, Jangan Sampai Tertipu