- Pembalap Indonesia, Muhammad Kiandra Ramadhipa, meraih kemenangan perdana di ajang FIM Moto3 Junior World Championship 2026, Portugal.
- Ramadhipa berhasil menempati posisi pertama setelah melakukan manuver krusial pada putaran terakhir balapan di Sirkuit Estoril tersebut.
- Hasil ini menempatkan Ramadhipa di peringkat kedua klasemen sementara dengan 51 poin untuk bersaing meraih gelar juara.
Suara.com - Pembalap muda Indonesia, Muhammad Kiandra Ramadhipa, mencatat pencapaian bersejarah setelah meraih kemenangan pertamanya di ajang FIM Moto3 Junior World Championship 2026. Hasil itu diraih usai tampil impresif pada balapan di Sirkuit Estoril, Portugal, Minggu waktu setempat.
Pembalap Honda Asia-Dream Racing Junior Team tersebut memulai balapan 16 lap dari posisi ketujuh (P7). Begitu lampu start padam, Ramadhipa langsung melakukan start agresif dan berhasil melewati tikungan pertama yang dikenal cukup menantang tanpa kesalahan berarti.
Start apik itu membuatnya langsung masuk ke kelompok terdepan dan terlibat persaingan ketat dalam perebutan posisi teratas.
Pada fase awal balapan, Carlos Cano memimpin lomba, diikuti Leonardo Zanni, Kiattisak Singhapong, dan Ramadhipa di posisi keempat. Persaingan di grup depan berlangsung sangat rapat dengan posisi yang terus berubah.
Memasuki lap keempat, Ramadhipa sempat turun ke posisi keenam akibat ketatnya duel di barisan depan. Namun, pembalap asal Yogyakarta itu mampu menjaga ritme dan kembali bersaing di grup utama.
Pada lap keenam, ia kembali turun ke posisi kelima, sementara Travis Borg mengambil alih pimpinan lomba. Meski demikian, Ramadhipa tetap berada di rombongan terdepan yang terus saling salip.
Momentum penting terjadi pada lap ketujuh ketika Ramadhipa kembali menembus posisi depan dan mulai memimpin kelompok balapan. Sejak saat itu, ia menjaga konsistensi kecepatan di tengah tekanan dari para rival.
Persaingan semakin ketat memasuki tiga lap terakhir dengan posisi terdepan yang terus berganti. Ramadhipa sempat turun dari posisi pertama, namun tetap berada di barisan yang berpeluang meraih kemenangan.
Drama terjadi pada lap terakhir. Di sektor akhir sirkuit, Ramadhipa menunjukkan ketenangan luar biasa dengan melakukan manuver penentu untuk menyalip dua pembalap di depannya dan merebut posisi pertama jelang garis finis.
Baca Juga: Vitinha Berani Garansi! Final Piala Dunia 2026 Messi vs Ronaldo Jadi Kenyataan
Kemenangan ini menjadi tonggak penting dalam kariernya di level JuniorGP. Sebelumnya, ia telah mencatat sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang meraih podium di Moto3 Junior World Championship, dan kini berhasil meningkatkannya dengan kemenangan perdana.
Berkat hasil di Estoril, Ramadhipa mengoleksi 51 poin dan menempati posisi kedua klasemen sementara, hanya terpaut dari pemimpin klasemen Giulio Pugliese yang mengumpulkan 58 poin. Hasil ini menjaga peluangnya dalam persaingan gelar juara musim 2026 tetap terbuka lebar.
(Antara)
Berita Terkait
-
Vitinha Berani Garansi! Final Piala Dunia 2026 Messi vs Ronaldo Jadi Kenyataan
-
Dukung Portugal demi Ronaldo, Fadi Alaydrus Malah Jagokan Negara Ini Juara Piala Dunia 2026
-
Cristiano Ronaldo: Portugal Bukan Favorit Juara Piala Dunia 2026
-
Horor, Tempat Latihan Timnas Portugal Dilaporkan Berdekatan dengan Habitat Buaya
-
Musuh Tak Terlihat di Sirkuit Estoril: Cara Pebalap Indonesia Kiandra Taklukkan Angin Ekstrem Moto3
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Akhiri Dominasi ONIC, BTR Berhasil Juarai MPL Indonesia Season 17
-
Alwi Farhan Merasa Lega Berhasil Juara Australian Open 2026
-
Akui Keunggulan Ganda China, Sabar/Reza Harus Puas Finis Runner-up Australian Open 2026
-
Polytron Indonesia Open 2026: Kembalinya Demam Bulu Tangkis dan Inovasi yang Tak Pernah Habis
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
AQUA dan DBL Bersatu, Dukung Generasi Muda Tetap Prima di Lapangan
-
ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Singkirkan Justin Hoh, Ubed Penuhi Target Lolos ke Semifinal Australian Open 2026
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno