- BYD Malaysia berencana menghadirkan teknologi Megawatt Flash Charging untuk mengisi daya baterai mobil listrik 10–70 persen dalam lima menit.
- Pemasangan awal teknologi ini akan dilakukan di dealer Denza sebelum diperluas ke lokasi publik mengikuti kesiapan ekosistem lokal.
- Sistem pengisian berkapasitas 1,5 MW ini bertujuan mempercepat adopsi kendaraan listrik dengan durasi pengisian setara pengisian bahan bakar konvensional.
Suara.com - BYD Malaysia mengumumkan rencana menghadirkan teknologi Megawatt Flash Charging ke pasar mereka. Teknologi ini diklaim mampu mengisi baterai mobil listrik dari 10–70 persen hanya dalam 5 menit, menambah jarak tempuh sekitar 400 km.
Teknologi ini dikembangkan oleh BYD, produsen mobil listrik asal Tiongkok yang kini agresif ekspansi ke Asia Tenggara.
Jacob Ma, Managing Director BYD Malaysia, menyebut bahwa pengenalan charger kilat ini masih dalam tahap perencanaan dan akan pertama kali dipasang di dealer Denza, menurut Autobuzz.
Meski belum ada jadwal resmi, BYD Malaysia menegaskan bahwa timeline penerapan akan sangat bergantung pada kebijakan pemerintah dan kesiapan ekosistem EV lokal.
Target awal adalah mempercepat adopsi publik dengan menggandeng operator charging pihak ketiga.
Tahap pertama instalasi akan dilakukan di dealer Denza Malaysia, sebelum diperluas ke lokasi publik.
Di Tiongkok sendiri, BYD sudah memiliki lebih dari 4.000 stasiun Flash Charging, dan menargetkan 20.000 unit terpasang pada akhir 2026.
Malaysia diproyeksikan menjadi pasar pertama di Asia Tenggara yang merasakan teknologi ini.
Pengisian cepat adalah salah satu hambatan utama adopsi EV. Dengan kemampuan isi 70 persen dalam 5 menit, BYD ingin menyamakan pengalaman charging EV dengan isi bensin di SPBU.
Baca Juga: Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
Teknologi ini juga dilengkapi Battery Energy Storage System (BESS) yang menyimpan energi secara perlahan, sehingga tidak membebani jaringan listrik saat terjadi lonjakan daya besar.
Megawatt Flash Charger generasi kedua BYD mampu menghasilkan output hingga 1,500 kW (1,5 MW) dengan tegangan lebih dari 1.000V dan arus 1.000A.
Sistem ini bekerja optimal dengan baterai Blade LFP generasi kedua milik BYD.
- 10–70% SoC: 5 menit.
- 10–97% SoC: 9 menit.
Jacob Ma menambahkan bahwa charger ini berpotensi kompatibel dengan merek lain, meski performa tetap bergantung pada kemampuan teknis masing-masing kendaraan.
Jika teknologi ini masuk ke Indonesia, konsumen akan merasakan revolusi besar dalam pengalaman menggunakan EV.
Waktu charging yang singkat bisa menghapus keraguan soal jarak tempuh dan kenyamanan, sekaligus mempercepat transisi dari kendaraan berbahan bakar fosil ke listrik.
Berita Terkait
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?
-
Mobil Listrik Shell Bisa Isi Daya Cuma 10 Menit, Apa yang Beda Dibanding EV Biasa?
-
Baru Sebulan Meluncur Pemesanan Chery Q Langsung Tembus 3000 Unit
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Teruji di Papua Motor Listrik Yadea VELAX H yang Digunakan Wapres Gibran Kini Mejeng di Kemayoran
-
Canggih, Lampu Kabin Mobil Hyundai Bisa Musnahkan Bakteri: Begini Cara Kerjanya
-
Geely Lipat Gandakan Produksi EX2 di Purwakarta demi Pangkas Waktu Inden
-
Alasan Yamaha Gear Ultima Cocok Jadi Teman Mobilitas Harian, Irit Bahan Bakar dan Bagasi Luas
-
5 Motor Honda yang Namanya Mirip Mobil, Kebetulan atau Sengaja?
-
Skutik Terlaris New Honda BeAT Makin Mewah Lewat Sentuhan Desain Premium
-
Cara Praktis Percantik Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Lewat Produk Diton
-
Spesifikasi Yamaha R7: Motor yang akan Dipakai di Moto3 Mulai 2028
-
Nongol di Dealer, Harga Rasa LCGC: Intip SUV Terbaru Renault yang Sekaliber Toyota Raize
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan