Otomotif / Mobil
Kamis, 25 Juni 2026 | 15:00 WIB
Hyundai Ioniq V. (Carscoops)
Baca 10 detik
  • Hyundai resmi memperkenalkan sedan listrik Ioniq V di Tiongkok dengan desain futuristis menyerupai supercar pada April 2026.
  • Kendaraan ini menawarkan jarak tempuh hingga 650 kilometer melalui dukungan teknologi baterai efisien serta arsitektur pengisian cepat.
  • Produk tersebut dijadwalkan mulai dikirimkan kepada konsumen di Tiongkok pada akhir tahun 2026 mendatang sebagai pilihan terjangkau.

Suara.com - Hyundai resmi memperkenalkan Ioniq V di Tiongkok, sebuah mobil listrik bergaya tinggi dengan desain wedge yang sekilas mirip supercar Lamborghini.

Mobil ini tampil futuristis dengan fascia depan menyatu lampu LED, handle pintu flush, serta profil aerodinamis yang membuatnya terlihat lebih seperti spaceship daripada sedan biasa.

Hyundai Ioniq V dikembangkan oleh Hyundai Motor Company sebagai bagian dari lini Ioniq EV global. Model ini pertama kali diperlihatkan pada April 2026, namun detail teknis baru terungkap lewat dokumen resmi dari Kementerian Industri dan Teknologi Informasi (MIIT) Tiongkok.

Carscoops mencatatkan bahwa Ioniq V dijadwalkan mulai dikirim ke konsumen di Tiongkok pada akhir 2026. Hyundai belum memastikan apakah model ini akan masuk ke pasar lain, tetapi Australia disebut sebagai salah satu kandidat potensial.

Ioniq V menawarkan jarak tempuh hingga 650 km (versi baterai 66,8 kWh) berdasarkan siklus CLTC. Angka ini jauh di atas rata-rata EV kompak, menjadikannya salah satu mobil listrik jarak jauh paling terjangkau.

Hyundai juga menggunakan arsitektur 800 volt yang mendukung pengisian cepat hingga 250 kW, meski detail resmi charging belum diumumkan.

Hyundai Ioniq V. (Carscoops)

Ioniq V hadir dengan dua pilihan baterai:

  • 53,5 kWh dengan motor 188 hp, jarak tempuh 520–540 km (real-world sekitar 400 km).
  • 66,8 kWh dengan motor 225 hp, jarak tempuh 620–650 km (real-world sekitar 500 km).

Bobotnya berkisar 1.707–1.808 kg, tergolong ringan untuk EV sekelasnya. Hyundai juga menyiapkan versi extended-range, meski detailnya belum diumumkan.

Desain eksterior menonjolkan light bar depan penuh, spion digital, velg cakram aerodinamis, serta atap mengalir. Interior minimalis dengan rotary shifter dan kemungkinan layar besar jadi ciri khas EV modern.

Baca Juga: Mobil Listrik Shell Bisa Isi Daya Cuma 10 Menit, Apa yang Beda Dibanding EV Biasa?

Dengan jarak tempuh hingga 650 km, Hyundai Ioniq V bisa jadi solusi bagi konsumen yang mencari EV jarak jauh dengan harga lebih terjangkau dibanding SUV listrik premium.

Jika masuk ke Indonesia, mobil ini berpotensi menjadi pesaing serius bagi BYD dan Wuling di segmen EV menengah.

Load More