Otomotif / Mobil
Senin, 03 Agustus 2026 | 22:09 WIB
Ada anomali dilaporkan sebelum BYD Seal terbakar di Cikampek. PT BYD Motor Indonesia masih menginvestigasi. [Suara.com/Manuel Jeghesta]
Baca 10 detik
  • PT BYD Motor Indonesia menyelidiki insiden terbakarnya mobil BYD Seal di Tol Cikampek pada 31 Juli 2026.
  • Pengemudi melaporkan anomali kendaraan kepada call center sebelum insiden, yang menunjukkan sistem keamanan berfungsi mendeteksi masalah.
  • BYD menangani lokasi kejadian, mengambil alih kendaraan untuk pemeriksaan, dan berjanji mengumumkan hasil investigasinya ke publik.

Suara.com - PT BYD Motor Indonesia mengatkan insiden terbakarnya sebuah BYD Seal di Tol Cikampek pada akhir Juli kemarin masih diinvestigasi. Meski demikian merek asal Tiongkok itu mengatakan ada anomali dalam peristiwa yang "sangat unik" tersebut.

Head of Marketing, PR and Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther T Panjaitan mengatakan insiden yang terjadi pad 31 Juli lalu itu bermula ketika pengemudi mobil listrik tersebut merasakan anomali pada kendaraannya.

"Pada saat kejadian, pada pagi itu, konsumen sudah menghubungi call center BYD terkait anomali yang dia rasakan saat berkendara," terang Luther saat ditemui di arena GIIAS 2026 di BSD, Tangerang, Banten, Senin (3/8/2026).

Luther mengatakan reaksi dari konsumen itu menunjukkan bahwa sistem keamanan pada mobil BYD telah membantu mengidentifikasi adanya kondisi tidak normal pada mobil.

Sayang Luther enggan merinci hal abnormal apa yang dikeluhkan atau yang diindentifkasi oleh konsumen tersebut.

Lebih lanjut Luther menerangkan berkat komunikasi antara konsumen dan call center, tim dari BYD bisa tiba di lokasi terbakarnya mobil dan turut membantu serta menangani insiden tersebut.

Saat ini mobil yang terbakar itu sudah diambil alih oleh BYD dan menjalani pemeriksaan sebagai bagian dari investigasi.

Luther berjanji akan mengumumkan hasil investigasi terhadap insiden terbakarnya BYD Seal tersebut ke publik.

"Kejadian ini adalah kejadian yang sangat unik,  yang terjadi pada satu dari 92.000 unit mobil yang sudah kami delivery di Indonesia," klaim Luther.

Baca Juga: Viral Video BYD Tang Terjang Banjir Hingga Komponen Copot Picu Keraguan Keamanan Mobil Listrik

Sebenarnya ini bukan pertama kalinya mobil BYD terbakar di Indonesia. Sebelumnya pada Mei 2025 lalu sebuah BYD Seal juga mengeluarkan asap di Palmerah, Jakarta Barat.

Hasil investigasi internal BYD mengeklaim bahwa insiden BYD Seal di Palmerah disebabkan oleh gangguan faktor eksternal, yakni berupa binatang yang memicu keluarnya asap tebal pada mobil listrik tersebut.

Load More