- Pasar mobil listrik Indonesia kedatangan tiga model baru sepanjang tahun 2026 dengan segmen harga berjenjang.
- Wuling Binguo EV, BYD Dolphin, dan Chery Omoda E5 menawarkan spesifikasi serta pendekatan fitur yang berbeda.
- Konsumen dapat memilih kendaraan listrik ini sesuai dengan anggaran, kebutuhan mobilitas, dan preferensi gaya hidup.
Suara.com - Pasar mobil listrik di Indonesia makin ramai dengan hadirnya tiga nama populer: Wuling Binguo EV, BYD Dolphin, dan Chery Omoda E5.
Ketiganya bermain di segmen harga berbeda, sehingga lebih tepat dilihat sebagai pilihan berjenjang sesuai kebutuhan dan anggaran.
Apa yang Ditawarkan?
Ketiga mobil ini sama-sama menyasar konsumen yang ingin beralih ke kendaraan listrik, tapi dengan pendekatan berbeda.
Wuling Binguo EV hadir sebagai city car mungil dengan harga paling terjangkau.
BYD Dolphin menawarkan keseimbangan antara harga, performa, dan fitur.
Sementara Chery Omoda E5 tampil sebagai SUV crossover dengan fitur premium dan dimensi lebih besar.
Di Mana Posisi Harganya?
- Wuling Binguo EV: Rp279 juta (Lite) – Rp332 juta (Pro).
- BYD Dolphin: Rp369 juta (Dynamic) – Rp429 juta (Premium).
- Chery Omoda E5: Rp369,9 juta (Pure) – Rp505,5 juta (Two Tone).
Dengan rentang harga ini, Binguo EV jadi pilihan paling ekonomis, Dolphin berada di tengah, dan Omoda E5 menjadi opsi premium.
Ketiganya sudah tersedia di pasar Indonesia sepanjang 2026. Konsumen bisa langsung melakukan pembelian atau inden sesuai ketersediaan stok.
Spesifikasi Binguo EV, BYD Dolphin dan Omoda E5
Wuling Binguo EV
Tenaga 67 hp, baterai 31,9 kWh, jarak tempuh 333 km. Desain klasik dengan layar ganda 10,25 inci.
BYD Dolphin
Tenaga 95–204 hp, baterai 44,9–60,48 kWh, jarak tempuh 410–490 km. Fitur ADAS lengkap, layar putar 12,8 inci, bagasi fleksibel.
Chery Omoda E5
Tenaga 204 hp, torsi 340 Nm, baterai 61 kWh, jarak tempuh 430–505 km. Fitur premium seperti sunroof, kamera 540 derajat, dan Vehicle-to-Load (V2L).
Jika bingung, pilih Wuling Binguo EV sebagai opsi paling masuk akal untuk mobilitas kota dengan budget terbatas.
Wuling Binguo EV juga cocok untuk pengguna perkotaan dengan mobilitas harian, terutama yang mencari EV pertama dengan harga ramah kantong.
Selain itu, Anda juga bisa mempertimbangkan BYD Dolphin karena seimbang antara harga, performa, dan fitur canggih.
Ini disebabkan karena BYD Dolphin menyasar konsumen yang ingin EV dengan performa lebih tinggi dan fitur modern, tapi tetap dalam batas harga menengah.
Di sisi lain, Chery Omoda E5 ditujukan bagi mereka yang menginginkan ruang kabin lebih lega, fitur premium, dan jarak tempuh panjang dan kenyamanan premium.
Dengan struktur harga berjenjang, konsumen bisa menyesuaikan pilihan sesuai gaya hidup dan kebutuhan perjalanan.
Ketiga model ini menunjukkan bahwa pasar EV di Indonesia kini semakin variatif, dari city car ekonomis hingga SUV listrik premium.