-
BMKG mengimbau warga waspada sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
-
Pengendara disarankan menjaga jarak aman dan menurunkan kecepatan kendaraan.
-
Gunakan masker serta pelindung mata saat berkendara menembus abu.
Jika harus membersihkan kaca, gunakan cairan washer dalam jumlah cukup agar permukaan lebih licin dan tidak mudah tergores.
5. Gunakan Mode Resirkulasi Kabin
Bagi pengendara mobil, tutup seluruh jendela dan gunakan mode resirkulasi AC untuk mengurangi masuknya udara dari luar.
Namun, jangan mengandalkan mode ini tanpa batas. Jika perjalanan panjang, ventilasi tetap perlu diperhatikan ketika kondisi udara luar sudah aman.
6. Menepi Jika Kondisi Memburuk
Jika jarak pandang sangat rendah atau kendaraan mulai sulit dikendalikan, jangan memaksakan perjalanan.
Cari tempat berhenti yang aman, seperti area publik atau SPBU, dan hindari berhenti sembarangan di bahu jalan yang berisiko tertabrak kendaraan lain.
7. Utamakan Tempat Berlindung
Jika situasi semakin buruk, tinggalkan kendaraan, hanya jika lokasi tujuan aman dan ada tempat berlindung yang layak.
Gunakan pelindung pernapasan dan mata sebelum keluar. Ikuti arahan petugas serta informasi resmi mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Saat ini, status Gunung Anak Krakatau berada pada Level III (Siaga). Masyarakat, terutama di wilayah yang terdampak sebaran abu vulkanik, diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan serta terus memantau informasi resmi demi menjaga kesehatan dan keselamatan.