Hujan Abu Vulkanik Datang? Ini Protokol Ketat Berkendara Agar Motor Tetap Sehat dan Selamat

Rabu, 09 September 2026 | 08:24 WIB
Berkendara Tetap Nyaman Saat Hujan Abu dan Asap, Simak Tipsnya (Dok. AHM)
  • Jangan asal usap visor dan bodi motor kering agar terhindar dari baret permanen.

  • Kurangi kecepatan dan hindari rem mendadak karena abu basah membuat aspal sangat licin.

  • Segera bilas motor dan cek area CVT serta filter udara untuk cegah kerusakan mesin.

Suara.com - Hujan abu vulkanik seringkali dianggap sepele layaknya debu jalanan biasa. Padahal, partikel material gunung berapi ini punya sisi gelap yang siap mengancam keselamatan nyawa sekaligus "kesehatan" tunggangan Anda di jalan raya.

Kesalahan paling umum dan fatal yang sering dilakukan pemotor saat terjebak hujan abu adalah refleks mengusap visor helm atau bodi motor.

Sifat abu vulkanik yang sangat abrasif bagaikan serpihan kaca mikroskopis. Mengusapnya secara sembarangan sama saja dengan mengamplas permukaan visor hingga baret parah dan mengganggu pandangan.

Tak hanya mengintai keselamatan penglihatan pengendara, hujan abu adalah pembunuh senyap bagi komponen vital sepeda motor.

Partikel halus ini bisa dengan mudah menyusup masuk ke sistem penyaring udara, menumpuk, mencekik ruang bakar mesin, hingga merusak area CVT tanpa Anda sadari.

Oleh karena itu, menerobos kepungan abu vulkanik dan asap membutuhkan lebih dari sekadar nyali. Ini tentang strategi bertahan.

Perlengkapan wajib seperti helm dengan visor tertutup rapat, masker penyaring partikel halus, hingga kacamata ekstra adalah tameng utama dari iritasi yang menyiksa.

PENTING DIINGAT: Jangan pernah menyepelekan abu vulkanik saat sudah jatuh dan bercampur air hujan di aspal. Teksturnya akan seketika berubah menjadi lumpur licin yang melenyapkan daya cengkeram ban secara drastis, membuat motor sangat rentan tergelincir bila Anda melakukan pengereman mendadak.

Jika perjalanan memang tidak mendesak, mengurungkan niat keluar rumah adalah langkah paling bijaksana.

Berkendara Tetap Nyaman Saat Hujan Abu dan Asap, Simak Tipsnya (Dok. AHM)

Namun, bagi Anda yang terpaksa harus tetap berada di balik kemudi saat langit memutih karena abu, ada protokol ketat yang wajib dipatuhi agar selamat sampai tujuan.

Protokol Sebelum Menyalakan Mesin

Sebelum roda berputar, pastikan tunggangan Anda dalam kondisi prima. Cek tekanan angin ban, respons sistem pengereman, dan fungsi seluruh kelistrikan seperti lampu utama, sein, dan lampu belakang.

Pastikan juga Anda sudah mengantongi informasi resmi terbaru soal arah sebaran abu hingga potensi penutupan jalur.

Komponen penyaring udara wajib mendapat perhatian ekstra agar abu tidak bersarang di sana.

Turunkan Ego, Jaga Jarak Ekstra

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com