Pasar Mobil Bensin China Merosot 40 Persen pada Agustus 2026

Jum'at, 11 September 2026 | 11:01 WIB
Ilustrasi mobil listrik (Magnific)
  • China Passenger Car Association mencatat penjualan mobil bensin anjlok 40 persen menjadi 536 ribu unit pada Agustus 2026.
  • Penjualan kendaraan energi baru di China melesat menembus 1,005 juta unit dan menguasai 65,2 persen total pasar pada Agustus 2026.
  • Ekspor mobil penumpang China pada Agustus 2026 melonjak 77,8 persen secara tahunan hingga mencapai 888 ribu unit.

Suara.com - Tren penjualan mobil bensin atau internal combustion engine (ICE) di China menunjukkan penurunan tajam. Pada Agustus 2026, volume penjualan mobil berbahan bakar fosil tersebut hanya menyentuh angka 536 ribu unit. Capaian ini merosot sekitar 40 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Data China Passenger Car Association (CPCA) menunjukkan bahwa penjualan mobil ICE pada Agustus tahun lalu masih mampu mencapai 894 ribu unit. Tekanan terhadap pasar mobil konvensional makin terasa seiring dengan meluasnya dominasi kendaraan energi baru (new energy vehicle atau NEV).

Dominasi Mobil Listrik

Pada periode Agustus 2026, total penjualan NEV menembus angka 1,005 juta unit. Angka ini menguasai sekitar 65,2 persen dari keseluruhan pasar mobil penumpang di China.

Lini kendaraan listrik murni (battery electric vehicle atau BEV) menjadi penopang utama dengan kontribusi sekitar 698 ribu unit. Penjualan jenis kendaraan ini tumbuh 1,7 persen secara tahunan.

Di sisi lain, segmen plug-in hybrid (PHEV) mencatatkan tren negatif. Penjualannya berada di angka 307 ribu unit atau terkoreksi 25,8 persen secara tahunan, menandai penurunan yang terjadi selama delapan bulan berturut-turut.

Secara keseluruhan, pangsa pasar mobil bensin di China saat ini menyusut hingga tersisa 34,8 persen. CPCA menilai tingginya biaya operasional menjadi salah satu pemicu utama enggan bertahannya konsumen pada kendaraan konvensional. Saat ini harga rata-rata bensin RON 95 di China mencapai sekitar 8,7 yuan atau setara Rp20 ribu per liter.

Kumulatif Penjualan dan Kinerja Ekspor

Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, total penjualan mobil penumpang di China mencapai 11,7 juta unit. Dari angka tersebut, sekitar 6,7 juta unit didominasi oleh NEV. Sementara itu, penjualan mobil ICE tertekan di angka 5 juta unit atau merosot 30 persen dibandingkan periode tahun lalu.

Di tengah pelemahan pasar domestik untuk tipe ICE, kinerja ekspor menjadi penyeimbang industri otomotif China. Ekspor mobil penumpang pada Agustus 2026 menembus 888 ribu unit, tumbuh 77,8 persen secara tahunan. Sektor ekspor NEV bahkan mencetak rekor lonjakan hingga 154,7 persen dengan total pengiriman mencapai 518 ribu unit.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com