- Toyota meluncurkan New bZ4X Touring Battery EV dengan sistem penggerak AWD dan berbagai fitur off-road canggih.
- Kendaraan listrik ini dibekali baterai 74,69 kWh yang mampu menempuh jarak sekitar 487 kilometer dalam sekali pengisian.
- Mobil bebas emisi tersebut mencatat akselerasi dari nol hingga 100 kilometer per jam dalam waktu empat detik.
Suara.com - Toyota menambah jajaran kendaraan elektrifikasi (xEV) melalui New bZ4X Touring Battery EV yang menggabungkan desain touring dengan karakter SUV dengan sistem penggerak All Wheel Drive (AWD).
Toyota bZ4X Touring memiliki dimensi panjang 4.830 mm, lebar 1.860 mm, dan tinggi 1.675 mm, serta overhang belakang yang lebih panjang 140 mm ketimbang versi standar. Ground clearance 216 mm meningkatkan off-road capability dalam melibas medan menantang sebagai sebuah SUV.
Sistem penggerak All Wheel Drive (AWD) memberikan keuntungan lantaran semua roda menerima distribusi tenaga dan torsi dari dua motor listrik di as roda depan dan belakang. Targetnya adalah memastikan mobil ini dapat melewati semua kondisi jalan.
Memanfaatkan sistem yang diberi nama eAxle, setiap motor listrik (2XM) menghasilkan tenaga 167 kW dan torsi 268,6 Nm, dengan total tenaga sistem 280 kW. Mobil ini juga memiliki angle of approach 17,3 derajat dan angle of departure 21,1 derajat untuk melewati obstacle dengan aman.
Battery EV ini memiliki range sekitar 487 km sejak baterai penuh, tergantung kondisi jalan dan gaya berkendara. Baterai lithium-ion berkapasitas 74,69 kWh, dimana DC charging maksimal 150 kW hanya butuh waktu sekitar 28 menit. Sedangkan pengisian AC 22 kW membutuhkan waktu sekitar 3,5 jam.
Tidak hanya memanfaatkan fitur AWD, mobil petualangan yang bebas emisi ini dilengkapi Offroad Capabilty Drive Mode. Prinsip kerjanya diadaptasi dari Multi Terrain Select milik Land Cruiser yang mendunia.
Pilihan modenya adalah SNOW/DIRT untuk menjaga traksi dan stabilitas kendaraan di jalan licin atau tidak rata, serta DEEP SNOW/MUD yang memungkinkan ban sedikit selip agar kendaraan tetap bergerak di permukaan lunak.
Fitur off-road berikutnya adalah Grip Control yang membantu mengatur akselerasi dan pengereman pada setiap roda, sehingga pengemudi dapat lebih fokus mengendalikan kendaraan. Pilihan kecepatannya adalah 2, 4, 6, 8, atau 10 km/jam. Fitur ini diadaptasi dari fitur CRAWL pada Land Cruiser yang sudah teruji.
Sensasi Off-Road Gunakan Toyota bZ4X
Dalam sesi uji coba Toyota bZ4X di jalur off road, mobil listrik Toyota ini harus bertemu tanjakan terjal atau turunan curam. Namun mobil tetap bisa pada posisi aman dengan Grip Control yang menahan kecepatan kendaraan sesuai pengaturan sehingga sanggup mendaki dengan baik atau bergerak turun dengan stabil.
Fitur DAC (Downhill Assist Control) menambah rasa percara diri pengemudi meskipun di medan sulit karena driver dapat pegang kendali penuh selama sesi test drive. Keuntungan dari postur ala SUV, membuat penumpang di jok belakang dapat duduk nyaman dan lebih banyak barang masuk ke bagasi.
SUV canggih ini pun tidak menemui kendala dan terasa fun to drive di track overland. Dengan range lebih dari hampir 500 km sejak baterai penuh, BEV ini memberikan peluang untuk mengeksplorasinya sampai limit tertinggi tanpa khawatir kehabisan daya.
Dari sisi akselerasi, Toyota bZ4X Touring bisa melaju dari 0 - 100 kilometer per jam hanya dalam waktu 4 detik saja.