Jangan Sembarangan, Ban Mobil Listrik Ternyata Perlu Perhatian Khusus

Jum'at, 25 September 2026 | 12:28 WIB
Ilustrasi mobil listrik (Magnific)
BACA 10 DETIK
  • Presiden Direktur PT Bridgestone Tire Indonesia, Mukiat Sutikno, menyampaikan pentingnya spesifikasi khusus ban mobil listrik pada 24 September 2026.
  • Ban mobil listrik wajib memiliki indeks beban serta dinding samping yang kuat guna menopang bobot baterai yang berat.
  • Tingkat kebisingan ban harus diredam dengan baik agar kenyamanan berkendara mobil listrik tetap terjaga di dalam kabin.

Suara.com - Mobil listrik memiliki sejumlah karakteristik yang berbeda dibandingkan mobil bermesin pembakaran internal (ICE). Salah satunya berasal dari penggunaan baterai yang membuat bobot kendaraan listrik cenderung lebih berat dibandingkan mobil konvensional.

Kondisi tersebut membuat ban mobil listrik membutuhkan spesifikasi khusus yang disesuaikan dengan beban kendaraan. 

Presiden Direktur PT Bridgestone Tire Indonesia, Mukiat Sutikno, mengatakan salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan pada ban mobil listrik adalah kemampuan ban dalam menopang beban kendaraan.

“Salah satu yang perlu diperhatikan adalah load index-nya itu sangat-sangat penting, karena ban EV kan sebenarnya bobot kendaraannya lebih berat karena baterainya,” ujarnya di kawasan PIK 2, Kamis (24 September 2026).

Selain load index, kekuatan sidewall atau dinding samping ban juga perlu diperhatikan. Menurut Mukiat, bagian tersebut harus memiliki konstruksi yang cukup kuat untuk menopang beban kendaraan listrik.

“Kalau sidewall-nya kurang kuat itu bannya bisa pecah dari samping,” katanya.

Karakteristik ban mobil listrik juga tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menopang bobot kendaraan. Tingkat kebisingan juga menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan.

Mukiat menjelaskan, mobil listrik yang tidak memiliki suara mesin seperti kendaraan ICE membuat suara ban lebih mudah terdengar hingga ke dalam kabin.

Menurutnya, tingkat kebisingan ban menjadi bagian dari kenyamanan berkendara mobil listrik. Sebab, jika suara yang dihasilkan ban masih terdengar cukup jelas, karakter berkendara mobil listrik bisa terasa tidak jauh berbeda dari mobil konvensional.

“Karena kalau nggak senyap ya sama aja kayak kita nyetir mobil yang conventional ICE gitu. Suara bannya masuk ke dalam,” katanya.

Dengan karakter tersebut, ban mobil listrik tidak hanya perlu disesuaikan dengan bobot kendaraan yang lebih berat tetapi juga memperhatikan aspek kenyamanan termasuk tingkat kebisingan saat mobil digunakan.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com