- Spidometer Yamaha Aerox 155 menampilkan berbagai kode error untuk mendeteksi gangguan teknis pada sistem injeksi kendaraan.
- Pemilik motor dapat mengenali arti setiap kode kerusakan untuk mengetahui masalah sensor serta komponen kelistrikan secara presisi.
- Artikel menyediakan kisaran harga onderdil resmi Yamaha untuk membantu pemilik menyiapkan biaya perbaikan secara tepat.
Suara.com - Munculnya kode error pada spidometer Yamaha Aerox 155 menandakan adanya gangguan teknis pada sistem injeksi.
Mengetahui arti kode kerusakan serta estimasi harga onderdilnya membantu pemilik kendaraan menyiapkan biaya perbaikan secara tepat.
Mulai dari sensor suhu mesin seharga Rp130 ribuan hingga unit ECU yang dibanderol Rp2,3 jutaan, berikut panduan lengkap arti kode error dan patokan harga sparepart resminya.
Deretan Kode Error Populer Aerox 155 dan Artinya
Indikator angka pada spidometer motor matic Aerox 155 dirancang untuk mendeteksi gangguan sensor maupun kelistrikan secara presisi.
Berikut deretan kode kerusakan yang sering ditemui pengemudi beserta artinya:
- Kode 12: Masalah pada Crankshaft Position Sensor (CPS/spul) atau soket spul yang gosong.
- Kode 13 & 14: Tegangan sensor tekanan udara (MAP Sensor) atau saluran udara bermasalah.
- Kode 15 & 16: Sensor Throttle Position Sensor (TPS) longgar, korslet, atau macet.
- Kode 21 & 22: Sensor suhu mesin (coolant temperature / EOT) korslet atau bermasalah.
- Kode 24: Sinyal O2 Sensor atau sensor oksigen tidak terbaca normal.
- Kode 30 & 41: Gangguan pada Lean Angle Sensor atau sensor sudut kemiringan saat jatuh.
- Kode 39: Terjadi kerusakan atau korsleting pada injektor bahan bakar.
- Kode 42: Sensor kecepatan (speedometer atau ABS) tidak mengirim sinyal secara normal.
- Kode 44: Kerusakan data memori EEPROM pada unit komputer mesin (ECU).
- Kode 46: Tegangan pengisian daya listrik aki (battery) tidak normal.
- Kode 51: Posisi remote keyless terlalu jauh dari jangkauan penerima sinyal motor.
- Kode 61: Komponen pengatur stasioner Idle Speed Control (ISC) longgar atau korslet.
- Kode 84: Soket atau sistem penggerak katup variabel Solenoid VVA bermasalah.
Estimasi Harga Onderdil Pengganti Yamaha Aerox 155
Mengetahui jenis kerusakan perlu diimbangi dengan menghitung estimasi biaya suku cadang. Penggunaan suku cadang asli Yamaha Genuine Parts (YGP) sangat disarankan untuk menjaga keandalan komponen.
Berikut patokan kisaran harga onderdil pengganti berdasarkan jenis kode error di pasaran:
- Spul dan Soket (Kode 12): Satu set spul original (kode part B63-H140-00) dijual di kisaran Rp900.000 hingga Rp950.000, sedangkan soket spul saja dijual mulai Rp110.000.
- Sensor TPS (Kode 15 & 16): Sensor TPS orisinal YGP resmi dijual menyatu dengan throttle body atau terpisah pada kisaran Rp300.000 hingga Rp450.000.
- Sensor Suhu Mesin EOT (Kode 21 & 22): Sensor suhu pendingin original Yamaha dipasarkan pada rentang Rp130.000 hingga Rp160.000.
- O2 Sensor Oksigen (Kode 24): Sensor oksigen asli YGP dipasarkan sekitar Rp350.000 hingga Rp450.000.
- Injektor Bahan Bakar (Kode 39): Injektor original YGP kode BB8 dipasarkan pada rentang Rp400.000 hingga Rp450.000.
- Sensor Kecepatan (Kode 42): Sensor speedometer atau ABS original dijual di kisaran Rp180.000 hingga Rp195.000.
- Modul Komputer ECU (Kode 44): Unit ECU original Yamaha Aerox 155 Connected/Keyless (kode B63-H594A-01) dibanderol kisaran Rp2.300.000 hingga Rp2.500.000.
- Remote Keyless (Kode 51): Remote keyless original baru di dealer resmi dipasarkan pada kisaran Rp750.000 hingga Rp950.000.
- Klep ISC Stasioner (Kode 61): Pengatur stasioner ISC original berkode 2DP-H5801-00 memiliki HET resmi antara Rp280.000 hingga Rp350.000.
- Solenoid VVA (Kode 84): Solenoid VVA original berkode BB8-H6110-01 atau BK6-H6110-00 dijual pada kisaran Rp381.000 hingga Rp411.000.
*Catatan: Harga berdasarkan estimasi. Bisa jadi harga di pasaran berbeda dari daftar.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Q: Apa langkah pertama saat kode error muncul di spidometer Aerox 155?
A: Catat angka kode yang muncul lalu periksa soket dan kabel komponen terkait sebelum memutuskan mengganti sparepart.
Q: Mengapa kode 12 kerap dialami oleh pemilik Yamaha Aerox 155?
A: Kode 12 umumnya dipicu oleh suhu panas berlebih pada soket spul yang membuat soket gosong atau kabel kendur.
Q: Apakah mematikan kunci kontak bisa menghilangkan kode error?
A: Kode akibat gangguan sementara dapat hilang, namun kode akibat kerusakan komponen fisik akan terus muncul hingga komponen diganti.