Pabrikan otomotif raksasa asal Jepang, Honda, resmi memperkenalkan pengembangan teknologi pengisian daya nirkabel (wireless power transfer) untuk kendaraan listrik. Bekerja sama dengan Taisei Group, Honda mengembangkan sistem jalan khusus yang memungkinkan mobil listrik diisi ulang secara nirkabel saat kendaraan sedang melaju.
Suara.com - Kecemasan akan jarak tempuh (range anxiety) serta repotnya mencolokkan kabel stasiun pengisian daya publik berpotensi menjadi cerita lama di masa depan.
Melalui sistem Wireless Power Transfer (WPT) road system, Honda merancang cara baru dalam menyuplai energi listrik ke kendaraan tanpa perlu menghentikan mobil.
Carscoops melaporkan bahwa secara teknis, teknologi ini memanfaatkan perangkat penerima dan pemancar berkerapatan daya tinggi (high-power-density receiver/transmitter) yang dipasang di bagian bawah sasis kendaraan.
Sementara itu, peralatan pengisi daya buatan Taisei ditanam langsung di dalam lapisan permukaan jalan raya dan terhubung dengan kotak listrik pendukung di sekitarnya.
Saat kendaraan melintas di atas jalur khusus tersebut, transfer energi listrik berlangsung secara otomatis secara nirkabel langsung menuju baterai.
Fokus Awal pada Kendaraan Komersial dan Daya Hingga 150 kW
Dalam tahap awal pengembangannya, Honda berfokus menerapkan teknologi pengisian daya melaju ini pada kendaraan komersial berukuran besar.
Honda bersama Taisei Group membangun lintasan jalan khusus untuk menguji daya tahan dan kekuatan permukaan jalan terhadap beban kendaraan berat.
Setelah pengujian struktur jalan selesai, lintasan tersebut akan ditingkatkan kinerjanya hingga mampu mengalirkan daya listrik mencapai 150 kW.
Honda menegaskan bahwa pengisian daya bergerak ini tidak ditujukan untuk menggantikan stasiun pengisian daya konvensional secara total, melainkan untuk mengurangi frekuensi pemilik kendaraan dalam mengisi daya di rumah atau SPKLU publik.
Setelah uji coba di lintasan tertutup selesai, Honda berencana memulai pengujian di jalan raya umum Jepang pada tahun 2027.
Ambisi Netralitas Karbon dan Peta Persaingan Global
Pengembangan teknologi wireless charging saat melaju ini menjadi bagian dari strategi besar Honda dalam mencapai target netralitas karbon pada tahun 2050.
Honda meyakini bahwa kemudahan pengisian daya tanpa kabel akan mendorong adopsi kendaraan listrik secara lebih luas di masyarakat global.
Meskipun konsep jalan pengisi daya nirkabel sebelumnya pernah diuji oleh pabrikan lain seperti Stellantis pada 2021, startup asal Israel pada 2023, hingga Hyundai, keterlibatan raksasa otomotif sekelas Honda dinilai memberi dorongan kuat bagi komersialisasi teknologi ini.
Langkah Honda diprediksi dapat memicu percepatan riset di industri otomotif global agar infrastruktur pengisian daya nirkabel makin layak secara komersial.