Pabrikan otomotif asal Jepang, Honda, mengonfirmasi kesiapannya meluncurkan 15 model mobil hibrida (hybrid) baru hingga Maret 2030 mendatang. Merek otomotif ini menyiapkan dua opsi mesin hibrida terbaru, yaitu 4-silinder 2.0L berteknologi injeksi langsung dan V6 khusus derek, guna menantang dominasi Toyota di segmen kendaraan ramah lingkungan.
Suara.com - Strategi Baru Honda: Tinggalkan EV Murni dan Fokus ke Pasar Hibrida
Langkah Honda dalam merombak peta jalan teknologinya menjadi sorotan industri otomotif. Setelah sempat mencatatkan kerugian finansial akibat investasi besar-besaran pada kendaraan listrik murni yang kurang membuahkan hasil, Honda memutuskan untuk memutar haluan.
Pengembangan mobil listrik murni resmi dihentikan demi memfokuskan seluruh sumber daya ke segmen kendaraan hibrida yang dinilai jauh lebih diminati konsumen saat ini.
Guna mempertegas identitas barunya, lini kendaraan terelektrifikasi ini akan mengusung nama resmi "Honda Hybrid".
Mobil-mobil baru tersebut bakal dibekali emblem logo "H" terbaru yang sebelumnya hanya dipajang pada mobil konsep serta mobil balap Formula 1 tim Aston Martin.
Selain itu, Honda juga telah mendaftarkan merek "DualPower eAWD" untuk varian penggerak seluruh roda seperti pada model SUV CR-V.
Dari total 15 model hibrida yang disiapkan hingga Maret 2030, sebagian besar akan diboyong ke pasar Amerika Utara untuk menggempur dominasi Toyota, menurut laporan CarBuzz.
Mesin 4-Silinder Anyar hingga Mesin V6 Khusus Beban Berat
Honda telah membeberkan detail teknis mengenai arsitektur penggerak hibrida generasi terbarunya. Pabrikan ini menyiapkan dua jenis dapur pacu utama yang disesuaikan dengan ukuran dan kebutuhan kendaraan:
Mesin 4-Silinder 2.0L Direct Injection: Dikembangkan untuk model kendaraan berukuran kompak hingga menengah seperti generasi terbaru Honda CR-V, Civic, dan Accord.
Mesin 2.0-liter naturally aspirated ini kini dilengkapi sistem injeksi langsung (direct injection) serta motor listrik yang lebih efisien.
Penggunaan sasis baru yang jauh lebih ringan juga membantu meningkatkan performa sekaligus efisiensi bahan bakar.
Mesin V6 Hybrid didesain khusus untuk SUV berukuran besar yang membutuhkan daya angkut dan kemampuan derek beban berat.
Berbeda dari mesin V6 J-series lama, mesin V6 hibrida ini mengadopsi sistem series-hybrid, di mana motor listrik bertenaga tinggi bertindak sebagai penggerak utama roda.
Sedangkan mesin bensin menyuplai daya atau terhubung langsung saat membutuhkan tenaga ekstra. Dapur pacu V6 hibrida ini diproyeksikan debut pertama kali pada SUV Acura RDX.
Lini Model Baru: Mulai dari CR-V, Sedan Fastback, hingga Model Acura
Model pertama yang dipastikan mengusung teknologi hibrida terbaru ini adalah generasi anyar Honda CR-V yang dijadwalkan masuk lini produksi tahun depan.
Langkah ini diharapkan dapat melanjutkan tren positif penjualan CR-V yang sukses melampaui Toyota RAV4 di beberapa wilayah.
Selain CR-V, Honda dan divisi mewahnya, Acura, menyiapkan pembaruan menyeluruh untuk lini sedan dan SUV.
Honda sempat memamerkan konsep sedan fastback yang memberi sinyal bahasa desain baru untuk calon penerus Civic maupun Accord.
Sementara pada lini Acura, sekitar empat model hibrida baru disiapkan untuk memperkuat jajaran SUV dan sedan mewahnya di pasar global.