Mobil Listrik Mungil Suzuki Resmi Dirilis, Harga Bikin BYD Atto 1 dan Pesaingnya Ketar-ketir

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:27 WIB
Suzuki e Sky. (evcentral.com)
BACA 10 DETIK

Pabrikan otomotif Suzuki resmi meluncurkan mobil listrik mungil (kei car EV) pertamanya bernama Suzuki e-Sky di pasar Jepang. Mengusung platform khusus kendaraan listrik HEARTECT-e dan baterai LFP 26 kWh, mobil listrik ringkas ini sanggup menempuh jarak hingga 310 km. Dengan insentif subsidi pemerintah setempat, Suzuki e-Sky dibanderol mulai dari 1,55 juta Yen atau setara Rp175,5 juta, nominal yang berpotensi menggoyahkan dominasi pesaing di segmen mobil listrik ringkas.

Suara.com - Suzuki secara resmi menggebrak pasar mobil listrik murni (pure EV) melalui peluncuran Suzuki e Sky di negara asalnya, Jepang.

Peluncuran ini menjadi langkah strategis Suzuki dalam memperkuat lini kendaraan ramah lingkungan, setelah sebelumnya lebih banyak berfokus pada teknologi hibrida.

Suzuki e-Sky dirancang sebagai mobil listrik mungil kategori kei car yang fleksibel untuk mobilitas perkotaan. Dari segi dimensi, mobil listrik ringkas ini memiliki panjang 3.395 mm dan lebar 1.475 mm.

Ukuran bodinya yang ringkas sangat pas untuk melintasi jalanan kota yang padat serta area parkir yang terbatas.

Spesifikasi Baterai LFP 26 kWh dan Efisiensi Efisien

Meskipun hadir dalam ukuran ringkas, Suzuki e-Sky mengusung spesifikasi teknis yang mumpuni. Mobil listrik ini dibekali paket baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 26 kWh yang dipasok oleh produsen terafiliasi BYD.

Penggunaan baterai LFP ini menjadi kunci utama dalam menekan biaya produksi sehingga harga jualnya dapat ditekan menjadi sangat terjangkau.

Dalam sekali pengisian daya penuh, Suzuki e-Sky mampu menempuh jarak jelajah hingga 310 km berdasarkan pengujian WLTC.

Kendaraan ini dirancang di atas platform EV khusus bernama HEARTECT-e yang mengintegrasikan motor listrik, inverter, roda gigi reduksi, dan baterai. Platform baru ini menawarkan tingkat efisiensi energi terbaik di kelasnya, yaitu sebesar 97 Wh/km.

Banderol Harga Sangat Murah Berkat Subsidi Pemerintah

Suzuki e Sky. (evcentral.com)

Daya pikat utama Suzuki e-Sky terletak pada skema harganya yang sangat kompetitif. Suzuki e-Sky dipasarkan dalam dua pilihan varian, yaitu tipe A dan tipe X.

Tanpa subsidi, tipe A dibanderol seharga 2,12 juta Yen (sekitar Rp239,7 juta), sedangkan tipe X dijual seharga 2,79 juta Yen (sekitar Rp315,4 juta).

Namun berkat insentif subsidi kendaraan ramah lingkungan (CEV subsidy) sebesar 568.000 Yen (sekitar Rp64,2 juta) di Jepang, harga varian dasar Suzuki e-Sky anjlok menjadi hanya 1,55 juta Yen (sekitar Rp175,2 juta).

Harga tersebut membuat Suzuki e Sky menjadi salah satu mobil listrik termurah di Jepang saat ini.

Harga yang dipatok di kisaran Rp175 jutaan ini membuat para pesaing di segmen mobil listrik mungil dan compact EV ketar-ketir.

Sebagai pembanding di pasar Jepang, pesaing utamanya seperti BYD Racco dijual mulai dari 2,14 juta Yen (sekitar Rp242 juta) untuk varian dasar dengan jarak tempuh 210 km.

Jadwal Penjualan dan Target Pasar Global

Pihak Suzuki mengonfirmasi bahwa Suzuki e-Sky akan mulai tersedia di dealer resmi di Jepang mulai 16 November mendatang.

Untuk pasar domestik Jepang, Suzuki mematok target penjualan sekitar 1.000 unit per bulan.

Setelah peluncuran di Jepang, Suzuki berencana mengeksplorasi peluang ekspansi ke pasar internasional. Mobil listrik mungil ini dijadwalkan meluncur di pasar Eropa dan Inggris pada tahun 2027 mendatang.

Langkah ini mempertegas komitmen Suzuki dalam menghadirkan kendaraan listrik yang efisien, terjangkau, serta ramah lingkungan bagi konsumen perkotaan.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com