Penjualan Nyungsep, SUV Mewah VW Mulai Dibanting Harga

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:51 WIB
VW ID Era 8X. (VW)
BACA 10 DETIK
  • Volkswagen Group asal Jerman menghadapi tekanan penjualan di Eropa dan berencana merestrukturisasi bisnisnya secara besar-besaran.
  • Volkswagen meluncurkan SUV mewah VW ID Era 8X hasil kolaborasi dengan SAIC di Tiongkok dengan jarak tempuh mencapai 1.600 kilometer.
  • Volkswagen memberikan potongan harga promosi sehingga SUV mewah tersebut dijual lebih murah dibandingkan mobil hatchback biasa di Eropa.

Suara.com - Raksasa otomotif asal Jerman, Volkswagen Group, tengah berada dalam tekanan besar akibat kemerosotan kinerja penjualan mobil di kawasan Eropa.

Demi bertahan dan merebut pasar, VW meluncurkan SUV mewah berteknologi Extended-Range Electric Vehicle (EREV), yakni VW ID Era 8X, hasil kolaborasi dengan mitra lokalnya, SAIC, di Tiongkok.

Untuk memikat konsumen, VW bahkan memberikan potongan harga promosi yang membuat SUV bongsor berfitur canggih ini dijual lebih murah dibanding sejumlah mobil hatchback biasa di Eropa.

Tekanan Berat di Eropa dan Terobosan di Pasar Tiongkok

Volkswagen Group saat ini sedang menghadapi masa-masa sulit dalam sejarah industrinya. Pabrikan asal Jerman tersebut berencana memangkas hingga 100.000 tenaga kerja, mengurangi sekitar 50 persen lini produk globalnya, serta terancam harus menutup empat pabrik utama di Jerman dalam kurun waktu delapan tahun ke depan.

Menjelaskan situasi kontras yang dialami raksasa otomotif tersebut, media otomotif Carscoops, menuliskan:

"Dari luar, tampaknya merek ini tidak bisa melakukan banyak hal dengan benar di Eropa saat ini. Namun di Tiongkok, mereka baru saja meluncurkan model yang dapat memberikan manfaat besar bagi lini produk globalnya."

Model yang dimaksud adalah VW ID Era 8X, sebuah SUV mewah berukuran besar yang dikembangkan bersama mitra strategisnya di Tiongkok, SAIC.

Kehadiran model ini dinilai menjadi angin segar sekaligus pembuktian bahwa Volkswagen belum kehilangan kemampuannya dalam merancang kendaraan masa depan.

Spesifikasi Mewah dan Jarak Tempuh Tembus 1.600 Kilometer

VW ID Era 8X. (VW)

Secara teknis, VW ID Era 8X mengusung arsitektur kelistrikan 800 volt yang ditenagai oleh dua pilihan baterai.

Varian pertama menggunakan baterai lithium-ion berkapasitas 51,1 kWh, sedangkan varian tertinggi dibekali baterai nickel-manganese-cobalt (NMC) berkapasitas 65,2 kWh.

Uniknya, seluruh varian ID Era 8X dibekali mesin bensin 1,5-liter empat silinder turbocharger bertenaga 141 hp yang berfungsi murni sebagai generator penyuplai daya baterai.

engan perpaduan sistem tersebut, varian baterai 51,1 kWh mampu mencatatkan daya jelajah total hingga 1.567 km, sementara varian baterai 65,2 kWh sanggup menembus 1.602 km dalam sekali pengisian penuh.

Kabin kendaraan ini dibekali fasilitas serba mewah yang jauh melampaui standar mobil VW di pasar Barat. Dashboard didominasi sepasang layar resolusi 2,5K berukuran 15,6 inci, head-up display, konsol tengah melayang, serta pengisi daya ponsel nirkabel.

Untuk sistem keselamatan aktif, SUV ini dibekali teknologi swakemudi dari Momenta yang mengandalkan sensor LiDAR 192 kanal serta 26 sensor navigasi.

Banting Harga: SUV Mewah Dijual Lebih Murah dari Hatchback Eropa

Daya tarik paling kuat dari VW ID Era 8X terletak pada strategi penetapan harga yang sangat agresif. Varian dasar Pro dengan motor listrik belakang bertenaga 295 hp awalnya dipasarkan mulai 226.800 yuan atau sekitar 33.900 Dolar AS.

Sementara varian dual-motor Max bertenaga 496 hp dibanderol 249.800 yuan atau sekitar 37.300 Dolar AS. Untuk varian baterai besar, harga dipatok mulai 269.800 yuan (sekitar 40.300 Dolar AS) hingga 289.900 yuan (sekitar 43.300 Dolar AS).

Namun, untuk periode promosi terbatas, VW memangkas harga seluruh varian sebesar 20.000 yuan atau sekitar 3.000 Dolar AS.

Potongan harga tersebut membuat banderol SUV mewah ini turun ke rentang 30.900 Dolar AS hingga 40.300 Dolar AS. Jika dikonversikan menggunakan kurs 1 Dolar AS setara Rp17.935, harga promo SUV canggih ini berada di kisaran Rp554 juta hingga Rp722 juta.

Banderol tersebut membuat SUV mewah berteknologi canggih ini dijual lebih murah dibanding sejumlah mobil hatchback standar di Eropa.

Langkah pemangkasan harga tersebut menjadi strategi penting bagi Volkswagen untuk membendung tekanan dari kompetitor lokal di Tiongkok sekaligus mempertahankan kelangsungan bisnisnya.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com