Pembinaan Berjenjang Yamaha Racing Indonesia Proyeksikan Pembalap ke Moto2

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:10 WIB
Aksi Aldi Satya Mahendra bersama Yamaha R9 di World Supersport 2026. (Foto: Yamaha)
BACA 10 DETIK
  • Yamaha Racing Indonesia secara konsisten membina pembalap muda melalui kompetisi nasional hingga tingkat dunia.
  • Aldi Satya Mahendra sukses meraih gelar juara dunia World Supersport 300 pada tahun 2024 lalu.
  • Manajer Motorsport PT YIMM Wahyu Rusmayadi menyatakan Aldi diproyeksikan tampil di Moto2 pada 2028.

Suara.com - Yamaha Racing Indonesia secara konsisten menjalankan pembinaan pembalap dari tingkat nasional hingga level internasional. Edukasi diimplementasikan lewat keikutsertaan dalam Yamaha One Make Race, kejuaraan nasional, ajang Asia, hingga kejuaraan dunia guna mengasah kemampuan pembalap muda secara optimal.

Komitmen pengembangan berkelanjutan tersebut telah membuahkan berbagai prestasi bersejarah. Salah satu pencapaian puncak diraih oleh Aldi Satya Mahendra yang sukses menyabet gelar juara dunia World Supersport 300 pada tahun 2024.

Perjalanan karier Aldi Satya Mahendra menjadi bukti nyata sistem pembinaan berjenjang yang dimulai dari R3 BLU CRU World Cup, World Supersport 300, hingga berlanjut ke kelas World Supersport.

”Dalam beberapa tahun terakhir melakoni proses, kondisi fisik Aldi Satya Mahendra mengalami perkembangan pesat dengan peningkatan performa hingga 20 persen. Aspek lainnya seperti kemampuan beradaptasi dengan motor, pemahaman karakter motor dan set up, menghadapi situasi yang terjadi saat race di sirkuit, termasuk dalam keberhasilan improvement yang dicapai. Kami harapkan dia semakin bertumbuh dan mewujudkan target lebih baik, untuk merebut kemenangan atau sebagai penantang podium di World Supersport. Di musim 2028 Aldi Satya Mahendra diproyeksikan akan berkompetisi di kejuaraan Moto2,” ungkap Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Senin (19/10/2026).

Program pembinaan tersebut terus bergulir secara berkesinambungan. Pada musim ini, terdapat tujuh pembalap pabrikan yang bertarung secara penuh di empat kompetisi internasional.

Formasi pembalap internasional tersebut meliputi Aldi Satya Mahendra di World Supersport, Arai Agaska di World Sportbike, serta Wahyu Nugroho, M Faerozi, Candra Hermawan, dan Fadhil Musyavi di Asia Road Racing Championship. Sementara Sabian Fathul Ilmi berlaga di Yamaha R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship.

Pada skala domestik tahun 2026, Yamaha menurunkan kekuatan 10 tim dan 40 pembalap. Selain menambah jam terbang di lintasan, para pembalap juga memfasilitasi program latihan fisik, pembinaan mental, hingga pelatihan khusus di Eropa untuk mencetak talenta bermental juara.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com