- BYD resmi mengekspor mobil listrik mungil Racco ke Sri Lanka sebagai negara tujuan internasional pertama.
- Harga perkenalan BYD Racco di Sri Lanka mencapai Rp622,3 juta akibat tingginya bea masuk dan pajak.
- BYD Racco dibekali motor listrik, pilihan baterai LFP, serta jarak tempuh antara 210 hingga 320 kilometer.
Suara.com - BYD resmi mengekspor mobil listrik mungil kategori kei car, BYD Racco, ke pasar internasional di luar Jepang.
Negara pertama yang menjadi tujuan ekspor adalah Sri Lanka, dengan harga perkenalan sebesar 34.615 Dolar AS, menurut Car News China.
Dengan kurs 1 Dolar AS setara Rp17.980, harga mobil listrik ini berada di kisaran Rp622,3 juta.
Lantas, mengapa harganya jauh lebih tinggi dibandingkan di Jepang? Berikut ulasan lengkap spesifikasi dan rincian harganya.
Harga BYD Racco di Sri Lanka Tembus Rp622 Juta
Ekspansi global BYD Racco menjadi langkah penting dalam penetrasi mobil listrik ringkas BYD ke pasar ekspor berbasis kemudi kanan (right-hand drive/RHD).
Sri Lanka menjadi negara pertama di luar Jepang yang memasarkan kendaraan listrik mungil ini.
Di Sri Lanka, BYD Racco dijual dengan harga perkenalan sebesar 11.450.000 Rupee Sri Lanka. Nilai tersebut setara dengan 34.615 Dolar AS.
Dengan acuan kurs per Dolar AS, harga tersebut setara sekitar Rp622.377.700 atau Rp622,3 juta.
Harga di Sri Lanka tercatat sekitar 2,5 kali lebih mahal dibandingkan harga di Jepang. Kenaikan harga tersebut dipengaruhi oleh bea masuk impor dan pajak kendaraan yang relatif tinggi.
Sebagai perbandingan, Toyota Yaris Cross bermesin bensin di Sri Lanka dijual sekitar 19.950.000 Rupee Sri Lanka atau setara Rp1,08 miliar.
Distributor BYD di Sri Lanka menyebut harga 34.615 Dolar AS tersebut merupakan harga promosi yang berlaku hingga 9 November.
Setelah periode promosi berakhir, harga BYD Racco diperkirakan akan mengalami penyesuaian. Selain Sri Lanka, BYD juga dikabarkan akan memasarkan model ini di Makau.
Perbandingan Harga BYD Racco di Pasar Jepang
Sebelum masuk pasar internasional, BYD Racco lebih dulu diluncurkan di Jepang pada akhir Juli. Mobil listrik mikro ini berhasil mencatatkan lebih dari 1.000 pemesanan hanya dalam dua minggu setelah peluncuran.
Di Jepang, BYD Racco tersedia dalam tiga varian, yaitu tipe 200, tipe 300 Plus, dan tipe 300 Premium. Harga yang ditawarkan berkisar antara 2.140.000 Yen hingga 2.497.000 Yen.
Dalam mata uang Dolar AS, harga BYD Racco di Jepang berada pada rentang 13.555 Dolar AS hingga 15.815 Dolar AS. Jika dikonversikan ke rupiah, harga tersebut setara sekitar Rp243,7 juta hingga Rp284,3 juta.
Perbedaan harga yang cukup besar antara Jepang dan Sri Lanka menunjukkan besarnya pengaruh pajak dan biaya impor di negara tujuan ekspor.
Spesifikasi Teknis: Dimensi Mungil, Baterai LFP, dan Jarak Tempuh 320 Km
Meski berukuran kompak, BYD Racco dirancang untuk menawarkan kepraktisan tinggi dalam penggunaan perkotaan. Mobil listrik berpenggerak roda depan (FWD) ini mengusung desain bodi mengotak yang memaksimalkan ruang kabin.
Dimensinya meliputi panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, tinggi 1.800 mm, dan wheelbase 2.520 mm. Kelincahan di area perkotaan didukung radius putar minimum hanya 4,8 meter.
Kabin menyediakan empat kursi penumpang dengan kapasitas bagasi mencapai 280 liter.
Sumber energinya berasal dari dua pilihan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP), yaitu 22,4 kWh dan 35,84 kWh.
Baterai tersebut memasok tenaga ke motor listrik yang menghasilkan daya maksimum 47 kW atau sekitar 63 hp dengan torsi 160 Nm.
Tergantung kapasitas baterai yang dipilih, BYD Racco mampu menempuh jarak antara 210 km hingga 320 km berdasarkan standar pengujian WLTC.