- Leapmotor Indonesia berencana menaikkan tingkat komponen dalam negeri kendaraan listriknya menjadi enam puluh persen pada tahun 2027.
- Samuel Christian Wowor menyatakan di Bogor pada Selasa, dua puluh Oktober dua puluh dua enam, bahwa kebijakan ini berpotensi mengubah harga jual mobil.
- Perusahaan masih mengkaji berbagai komponen lokal termasuk baterai dan investasi tambahan yang diperlukan untuk memenuhi aturan pemerintah tersebut.
Suara.com - Leapmotor tengah menyiapkan langkah untuk meningkatkan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) kendaraan listriknya dari 40 persen menjadi 60 persen pada 2027. Namun, upaya tersebut berpotensi memengaruhi harga jual mobil listrik mereka di Indonesia.
Brand Head Leapmotor Indonesia, Samuel Christian Wowor, menyebut pihaknya masih mengkaji sejumlah komponen yang memungkinkan untuk diproduksi atau dipasok secara lokal demi memenuhi ketentuan pemerintah.
“TKDN itu kan ada beberapa komponen. Salah satu yang sedang kami pelajari, kira-kira mana yang bisa membantu kami mencapai 60 persen,” ujarnya di kawasan Bogor, pada Selasa (20 Oktober 2026).
Menurut dia, pembahasan tersebut masih berlangsung dengan mempertimbangkan sejumlah aspek, termasuk investasi yang diperlukan untuk meningkatkan kandungan lokal. Baterai menjadi salah satu elemen yang turut masuk dalam pertimbangan.
Leapmotor juga belum dapat merinci komponen apa saja yang akan dilokalisasi untuk mencapai target tersebut. Perusahaan masih perlu berkoordinasi dengan tim terkait untuk memastikan langkah yang dapat direalisasikan. Meski begitu, Leapmotor menyatakan akan mengikuti ketentuan pemerintah terkait target TKDN 60 persen.
Peningkatan TKDN tersebut juga berpotensi berdampak pada harga jual kendaraan. Leapmotor belum memastikan apakah harga mobilnya akan mengalami kenaikan atau penurunan setelah kandungan lokal ditingkatkan. Namun, kemungkinan kenaikan harga tetap terbuka.
“Setiap kali ada peningkatan, berarti kami berbicara soal investasi lagi. Investasi itu membutuhkan modal sehingga kemungkinan biayanya akan terserap ke biaya kendaraan,” ujar Samuel.
Sebagai informaisi, saat ini Leapmotor memasarkan dua SUV listrik di Indonesia yaitu B10 dan C10. Kedua model tersebut telah dirakit secara lokal melalui PT National Assemblers.
Berdasarkan informasi dari laman resmi nya, Leapmotor B10 dibanderol Rp499 juta sedangkan C10 dipasarkan dengan harga Rp618 juta. Keduanya ditawarkan dengan status on the road (OTR) Jakarta.