- PT Sumber Mas Autorindo menggelar Seminar SMA Fleet Tech Update 2026 di Cikarang Timur pada Jumat, 23 Januari 2026.
- Penerapan teknologi telematika Geotab terbukti berhasil memangkas biaya operasional perusahaan melalui pengurangan durasi idle time mesin secara signifikan.
- Aerotrans berhasil menghemat biaya bahan bakar dan meningkatkan disiplin pengemudi secara real-time sejak mengadopsi Geotab pada tahun 2024.
Suara.com - Penggunaan teknologi telematika kini menjadi kunci utama pengelolaan operasional kendaraan operasional secara efisien dan aman. Dalam ajang Seminar SMA Fleet Tech Update 2026 di Cikarang Timur, Bekasi, terungkap bahwa integrasi fitur telematika Geotab terbukti memangkas pengeluaran perusahaan sekaligus meningkatkan keselamatan di jalan raya.
PT Sumber Mas Autorindo (SMA) selaku mitra resmi Geotab di Indonesia sejak 2018 menggelar acara ini untuk mengedukasi para pelaku bisnis fleet. Merisca Indriany, Direktur PT SMA mengatakan, seminar ini untuk mengedukasi para perusaahan fleet yang mempunyai armada banyak, bagaimana mengawasi armadanya dengan mudah dan cermat.
“Semoga seminar ini memberikan wawasan tentang pentingnya penggunaan telematika untuk perusahaan armada dan keselamatan pengendara,” ujar Merisca, Jumat (23/1/2026).
Penghematan operasional menjadi sorotan utama. Wayman Anwar dari PT SMA memaparkan simulasi 100 armada bermesin diesel tanpa telematika dengan durasi idle time 2 jam per hari berpotensi memicu kerugian hingga Rp1,06 miliar per tahun. Lewat pembatasan idle time 1,2 jam per hari dengan sistem peringatan otomatis Geotab, perusahaan justru mampu meraih efisiensi anggaran mencapai Rp1,28 miliar setahun.
Dampak nyata teknologi ini dirasakan oleh Aerotrans, bagian dari Garuda Indonesia Group, yang menerapkan Geotab sejak 2024. Hermawan, Chief TOCC Aerotrans, membagikan keberhasilan menekan biaya bahan bakar hingga puluhan persen melalui pembatasan durasi idle time maksimal 15 menit serta pemantauan perilaku pengemudi secara real-time. Pengawasan ketat terhadap batas kecepatan dan gangguan fokus driver seperti penggunaan ponsel terbukti mampu mendorong disiplin pengemudi secara signifikan.
Sisi keselamatan dan akurasi data menjadi keunggulan lain. Adam Ahmad dari Geotab menekankan bahwa sistem ini menyajikan rekaman lalu lintas, kondisi jalan, dan performa armada secara mendetail. Rekaman akurat per detik juga membantu mempermudah analisis kepolisian apabila terjadi insiden kecelakaan. Dukungan ini disambut positif oleh Kementerian Perhubungan yang menilai pengujian komprehensif telematika amat krusial untuk standarisasi sertifikasi keselamatan kendaraan nasional.
Keunggulan dari segi pemeliharaan komponen serta fleksibilitas skema operasional menjadikan Geotab pilihan cerdas bagi berbagai sektor industri logistik dan transportasi nasional dalam meningkatkan efisiensi jangka panjang.