SuaraPekabaru.id - Merasa lapar pada saat puasa Ramadhan adalah sinyal bagus dari tubuh orang yang menjalankannya.
Dengan demikian, puasa Ramadhan telah mengaktifkan autofagi yang merupakan tombol pembersih dan pendaur ulang sel-sel tubuh.
Jadi, orang tak perlu gusar, jika merasa lapar saat puasa Ramadhan.
Bahkan, dr. Zaidul Akbar kerap berkata, sering-seringlah menahan lapar kalau ingin sehat.
Pakar Terapi Polarisasi, Johan Steve juga mengatakan, autofagi akan meningkatkan kemampuan sel untuk beradaptasi melawan racun dan penyebab kerusakan yang menumpuk dalam tubuh.
Hebatnya, autofagi, berperan ketika tubuh merasa lapar. Pada saat tubuh lapar, katanya, semua sel di dalam tubuh juga merasakan lapar.
Dengan menahan lapar saat puasa, maka saat itulah sel-sel yang lapar itu melahap sel-sel yang rusak.
Seperti diketahui, sel-sel rusak itu sama dengan sampah yang harus dibuang dari tubuh kita. Di sinilah daur ulang sel-sel itu terjadi.
Dengan sebulan puasa pada bulan Ramadjhan ini, autofagi terjadi setiap hari selama satu bulan. Hal ini memungkinkan sel-sel rusak menjadi sel baru yang berfungsi lebih baik setelah melalui proses daur ulang.
Baca Juga: Disertai Doa, Jadwal Buka Puasa di Prabumulih 25 Maret 2023
Artinya, tubuh menjadi bersih, fungsi dari setiap organ tubuh kembali normal. Saat inilah, katanya, orang berpuasa selama Ramadhan itu mengalami kemenangan, yaitu menang melawan bibit penyakit. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim