SuaraPekanbaru.id- Pernyataan Sekda Riau SF Hariyanto yang membantah kalau pesta ultah anaknya di gelardi hotel mewah The Ritz Carlton menuai sorotan.
Dia membantah hal itu dengan menyebut, kalau pesta ultah anaknya digelar di toko, tapi namanya mirip dengan hotel mewah kelas bintang lima itu.
Hal ini menjadi trending di Twitter, karena beredar video ulang tahun yang diduga sosok anak Sekda Riau SF Hariyanto. Pestanya begitu terlihat mewah dengan kue yang tinggi dan mencolok, berwarna emas.
Hotel The Ritz Carlton adalah salah satu hotel mewah dan mahal yang adai di Kota Jakarta.
Publik yang pensaran dari mana dana dari seorang pegawai negeri, bisa menyewa hotel kelas bintang lima itu. untuk dijadikan sebagai pesta ultah anaknya ke 17.
SF Hariyanto memberikan klarifikasi kalau pestanya bukan di Hotel Ritz Carlton. SF Hariyanto malah mengtakan pesta ultah itu dilakukan dalam sebuah toko bernama Ritz Carlton.
Sekda Riau juga mengatakan, kalau pesta tersebut tida dilakukan secara besar-besaran, dan hanya mengundang teman-teman anaknya saja.
"Foto anak saya ulang tahun, ya, namanya ortu karena anak pertama umur 17 ya pengen lah dirayakan. Bukan dibesar-besarkan di salah satu toko tapi namanya Ritz Carlton. Umut 17 tahun dengan kawan-kawannya satu sekolah tapi di toko kok, bukan di ruang bebas bukan kaya pesta," kata Sekda Riau, diktuip dari akun Twitter @DirjenAntiAging, Minggu (26/3/2023).
Banyak yang tidak percaya dengan netizen kalau ada toko yang namanya mirip dengan hotel mewah bintang lima. Terlebih tampak sekali dalam videoyang beredar kalau ruangan pesta ultahnya besar.
Sang anak juga sempat berpose dalam sebuah lorong yang diduga hotel mewah tersebut.
Kemudian pemandangan ini menajdi bahan rujakan netizen. Namun demikian ada juga akun Twitter @wellhithere22 yang mencoba meluruskan perkataan dari SF Hariyanto.
Kata akun tersebut, istilah toko yang dikatakan oleh Sekda Riau adalah penyebutan orang luar Jakarta untuk sebuah kafe atau restoran.
Sehingga bisa saja maksud Sekda Riau tersebut jika pesta ultah anaknya digelar di kafe yang ada di Hotel Ritz Carlton, bukan di ballroom hotel tersebut.
“Maksud 'Toko' adalah Kafe/Resto yg ada di Ritz Carlton. kata Kata "besar2an" maksudnya "Ballroom/ruang bebas". Biasa orang daerah ngomongnya seperti itu. Jadi maksud bapak ini ‘acaranya di Kafe kok tidak di Ballroom, tapi memang di Ritz Carlton. Begitu. Ya namanya juga gugup terkesan seperti asbun," begitu kaya akun @wellhithere22.
Pernyataan dari akun tersebut mendapatkan tanggapan dari akun lainnya dengan nada sinis.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'