/
Sabtu, 15 April 2023 | 09:00 WIB
Ilustrasi bersujud (sholat) untuk menyingkirkan kecemasan. (pexels.com)

SUARA PEKANBARU - Dalam acara MQ Pagi di Radio MQ FM, beberapa waktu lalu, dr. Asep Hermana, Sp.B., FInacs., mengatakan dua hal yang mengakibatkan manusia jatuh sakit.

Dua hal itu, kata dr. Asep Hermana, adalah kebiasaan buruk manusia, yaitu kebiasaan memelihara kecemasan dan malas gerak (mager).

Sebagai dokter spesialis bedah dan konsultan finansial, dr. Asep Hermana mengatakan, kecemasan atau rasa khawatir yang berlebihan dapat menyebabkan seseorang mengalami stres berat.

Stres yang berlebihan dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh, sehingga memudahkan terjadinya infeksi atau penyakit.

Selain itu, kecemasan dapat mempengaruhi pola makan, tidur, dan aktivitas fisik seseorang, yang pada akhirnya dapat memicu terjadinya berbagai penyakit.

Sementara itu, mager atau kurangnya aktivitas fisik dapat mempengaruhi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Kurangnya aktivitas fisik dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung, diabetes, hipertensi, dan obesitas. Selain itu, mager dapat memperburuk kondisi psikologis seseorang, seperti kecemasan dan depresi.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengatasi kecemasan dan mager agar dapat menjaga kesehatan tubuh dan pikiran kita.

Untuk mengatasi kecemasan, kita dapat melakukan teknik relaksasi dengan, salah satunya, gerakan sholat, serta mengatur pola tidur dan makan yang sehat.

Baca Juga: Perluas Layanan, Gubernur Khofifah Luncurkan Tambahan 10 Armada Bus Transjatim Koridor I Gresik-Surabaya-Sidoarjo

Sedangkan untuk mengatasi mager, kita dapat meningkatkan aktivitas fisik dengan cara berolahraga atau melakukan aktivitas fisik ringan, seperti berjalan kaki atau membersihkan rumah.

Dengan mengatasi kecemasan dan mager, kita dapat menjaga kesehatan tubuh dan pikiran kita, serta memperoleh kualitas hidup yang lebih baik. 

Demikian nasihat dr. Asep Hermana agar kita tidak menjadi pemelihara kecemasan dan mager. (*)

Load More